Mahasiswa KKN UAD Kembangkan Inovasi Wirausaha Bunga Telang

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Mahasiswa KKN UAD (Kuliah Kerja Nyata Universitas Ahmad Dahlan) Yogyakarta melakukan pengembangan inovasi kewirausahaan dengan memanfaatkan komoditas bunga telang kepada Ibu-ibu anggota Tim Penggerak PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di Balai Pedukuhan Pager, Logandeng, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (20/2/2022).

Kegiatan dari Tim Mahasiswa KKN UAD Reguler 88 Unit I.A.1 yang melibatkan kurang lebih 30 ibu-ibu PKK ini ingin memberikan suatu inovasi kepada warga tentang pengolahan bunga telang.

Muhammad Agung selaku Ketua Tim KKN Reguler 88 I.A.1 menuturkan, kegiatan meliputi pengenalan kandungan yang terdapat pada bunga telang, manfaat bunga telang, dan cara-cara pembuatan olahan dari bunga telang supaya menghasilkan sebuah produk yang bisa dijadikan sebagai usaha oleh warga.

“Seperti nasi biru yang dihasilkan dari ekstrak bunga telang dan teh telang,” ujarnya.

Agung menyampaikan, pengembangan bunga telang sebagai inovasi pangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dapat menjadi terobosan baru dalam dunia pangan seperti nasi bunga telang dan teh telang.

Selain itu, dimasa Pandemi COVID-19 (Corona Virus Desease 2019) seperti saat ini bunga telang juga berguna sebagai peningkat imunitas tubuh.

“Bunga telang bersifat antimikroorganisme yang bekerja pada tingkat sel untuk terus mengganggu dan mencegah pertembuhan mikroorganisme seperti bakteri, jamur dan virus” ucapnya.

Agung menjelaskan, pembuatan nasi bunga telang dan teh telang mudah untuk dilakukan di rumah. Sebelum dilakukan pengolahan, bunga telang terlebih dahulu harus melewati proses pengeringan. Setelah itu, barulah bunga telang siap untuk diolah.

Proses pengolahan nasi bunga telang dilakukan dengan merebus bunga telang kemudian hasil rebusan air yang didapatkan digunakan untuk air tanakan nasi.

Sedangkan untuk pembuatan teh telang hanya dengan merebus kemudian ditambahkan gula dan jeruk nipis bila ingin menambahkan variasi rasa.

“Harapannya kegiatan pengembangan UMKM dengan inovasi komoditas bunga telang mampu menjadi suatu terobosan baru yang mudah diimplementasikan atau dipraktekkan oleh masyarakat luas dan memiliki nilai ekonomis guna meningkatkan perekonomian warga Pedukuhan Pager,” ungkapnya.

Disela kegiatan pengembangan inovasi UMKM, Tim Mahasiswa KKN UAD mengadakan lomba masak antar RT di padukuhan Pager yang diikutin oleh RT 1, RT 2, RT 3 dan RT 4.

Sementara itu, Simi sebagai perwakilan warga RT.3 mengharapkan kegiatan perlombaan masak antar RT tingkat pedukuhan dapat terus dilanjutkan karena dinilai dapat meningkatkan tali silaturahmi dan persaudaraan.

“Kegiatan seperti perlombaan masak antar RT ini sangat bagus untuk dilombakan karena dapat menjadi pererat persaudaraan antar warga,” katanya.

Muji Haningtyas Nugroho selaku Kepala Dukuh Pager mengatakan, pengembangan inovasi UMKM dengan memanfaatkan komoditas bunga telang merupakan suatu terobosan terbaru yang sangat bagus karena mudah untuk dipraktekkan.

Selain itu, terkait kegiatan perlombaan masak antar RT, bagus sekali untuk diadakan terus secara rutin.

“Penggunaan komoditas bunga telang sebagai inovasi UMKM merupakan hal yang menarik karena memiliki nilai ekonomis dan mampu meningkatkan imunitas tubuh,” terangnya.

“kegiatan perlombaan masak antar RT ini bagus untuk tetap terus diadakan karena dapat mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar warga pedukuhan Pager,” imbuhnya. (*)

BERITA REKOMENDASI