Mahasiswa Magister Kebidanan STIKES Guna Bangsa Gelar Pelatihan Kader di Kalurahan Kepuharjo

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Berdaya di tengah pandemi, mahasiswa Program Studi Kebidanan Program Magister STIKES Guna Bangsa Yogyakarta melakukan pelatihan kader sebagai upaya pencegahan stunting dan resiko tinggi ibu hamil di Kalurahan Kepuharjo Cangkringan Sleman. Sebanyak 17 mahasiswa melaksanakan kegiatan Praktik Professional Bidan IV yang telah dilaksanakan sejak 27 Mei sampai 10 Juni 2021.

Ketua Program Studi Kebidanan Program Magister STIKES Guna Bangsa Yogyakarta, Dr Gunarmi SKM Mmkes mengatakan Praktik Professional Bidan IV merupakan praktik kebidanan yang dilaksanakan untuk mencapai learning outcome mata kuliah Community in Midwifery. Praktik ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam pelayanan kebidanan.

“Dalam praktik ini mahasiswa melakukan analisa data permasalahan di komunitas, merumuskan inovasi kegiatan berbasis masalah, mengevaluasi kegiatan, mengusulkan policy brief dan mempublikasikan hasil kegiatan dalam jurnal pengabdian masyarakat. Upaya ini sebagai salah satu upaya pencapaian visi misi program studi yaitu unggul, inovatif dan berdaya saing yang memiliki kemampuan pengelolaan dalam pendidikan dan pelayanan kebidanan,” kata Gunarmi di STIKES Guna Bangsa Yogyakarta, Senin (14/06/2021).

Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa yakni melaksanakan pelatihan kader Posyandu dalam upaya pencegahan stunting melalui kegiatan deteksi dini tumbuh kembang menggunakan buku KIA. Melalui kegiatan ini mahasiswa mengevaluasi cara pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar dada yang dilakukan oleh kader sehingga diharapkan hasil pengukuran sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan lain yang dilaksanakan oleh mahasiswa adalah simulasi inovasi permainan ular tangga Sayang Ibu Anak (Saybuna) sebagai media penyampaian informasi mengenai faktor resiko tinggi ibu hamil, melahirkan dan nifas. Dalam kesempatan ini mahasiswa juga memberikan set kit SDIDTK dan permainan ular tangga Saybuna agar dapat dimanfaatkan dalam kegiatan di Desa Kepuharjo sebagai penunjang peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Hasil dari Praktik Professional Bidan IV telah disampaikan melalui policy brief yang di diseminasikan di Kalurahan Kepuharjo dengan dihadiri oleh pejabat terkait. Gunarmi berharap dengan kegiatan ini mahasiswa dapat bersinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kalurahan Kepuharjo.

“Harapannya mahasiswa dapat menjalin interprofessional collaboration dengan pemerintah Kalurahan Kepuharjo dan Puskesmas Cangkringan sebagai upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kalurahan Kepuharjo,” pungkasnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI