Mendulang Rezeki dari Bisnis Online

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kehidupan saat ini, termasuk bisnis, tidak dapat lepas dari alat pendukung digital, mulai dari komputer, televisi, hingga smartphone. Dan, Indonesia merupakan negara keempat di dunia dengan pengguna smartphone terbanyak. Hal ini merupakan peluang bagi pelaku pasar untuk melakukan digital marketing.

Demikian disampaikan Utik Bidayati, S.E., M.M. selaku Wakil Ketua Umum I Dewan Pengurus Pusat (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam Webinar E-Commerce bertema “Mendulang Rezeki dari Bisnis Online,” yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, selama 2 hari, Kamis dan Jumat (12‐13/08/2021).

Kegiatan berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting yang dihadiri sekitar 170 mahasiswa dan Dosen Prodi Akuntansi UAD yang berasal dari berbagai daerah.

“Digital marketing memudahkan berbagai hal, mulai dari meningkatkan kualitas produk, menghemat biaya promosi, mempercepat pelayanan hingga memperluas jangkauan konsumen,” ujarnya.

Selain Utik Bidayati, webinar hari kedua menghadirkan pula Latif Setiawan, A.Md. selaku Owner Anizah Group dan Instagram Marketing Specialist, dan Yoga Aria Seta dari Small to Medium-sized Enterprises (SME) Development Shopee Indonesia, dengan moderator Puteri Zahida Nithania dan Liana Dian Kusuma.

Sedangkan, webinar di hari pertama menghadirkan pembicara Indah Kurniawati, S.E., M.Si selaku Ketua Komtap Ekonomi Kreatif DPD IWAPI DIY, Juwairiyyah, M.Sc selaku Pemilik Kakha Series, Resti Pradita, S.TP selaku Pemilik Agata Modista, dan Yoga Aria Seta dari SME Development Shopee Indonesia.

Diskusi dibuka dengan sambutan dari Sumaryanto S.E., M.Si., Ak, C.A selaku Ketua Prodi Akuntansi UAD sekaligus Ketua Pelaksana Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM).

Sumaryanto menyatakan pentingnya kapabilitas mahasiswa dalam menjalankan e-commerce, terutama setelah adanya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sementara itu, Latif Setiawan menyampaikan, untuk menjadi juara marketing di Instagram, pelaku bisnis harus memperhatikan konten yang dibuat dan langkah mendatangkan pengunjung akun. Pembuatan konten harus memperhatikan produk, engagement, nilai, dan penjadwalan.

“Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam mendatangkan pengunjung adalah dengan Search Engine Optimization (SEO), Instagram, hashtag, follow unfollow, dan iklan berbayar,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Yoga Aria Seta memaparkan strategi dan tips untuk sukses berjualan di Shopee, yang merupakan salah satu marketplace yang memiliki pangsa pasar yang besar di Indonesia.

Mahasiswa juga langsung mempraktikkan langkah-langkah serta strategi berjualan di Shopee untuk meningkatkan omset bisnis mereka. (*)

BERITA REKOMENDASI