‘Merdeka Belajar’ Akan Mengubah Masa Depan Pendidikan di Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – ‘Merdeka Belajar’ akan mengubah masa depan pendidikan di Indonesia, perlu transformasi pendidikan vokasi melalui kemitraan publik-swasta. Demikian diungkapkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, dalam video sambutan The Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER), Selasa (26/10/2021) malam.

Dengan kolaborasi yang kuat, kami siap untuk mengambil langkah lebih lanjut untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). ‘Winner’ pererat hubungan Indonesia – Belanda dalam mencapai tujuan pembangungan berkelanjutan (SDGs).

Acara yang bertujuan merefleksikan sejarah panjang kolaborasi dalam penelitian dan pendidikan antara Indonesia dan Belanda, mengidentifikasi prioritas kedua negara dan memperdalam serta membentuk kolaborasi baru. Secara khusus, mahasiswa diminta lebih untuk menaruh perhatian lebih pada sustainability.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami siap untuk mengambil langkah lebih lanjut untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),” lanjut Nadiem.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Pendidikan, Budaya, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Ingrid van Engelshoven, dalam sebuah pesan video, secara khusus menyambut para mahasiswa yang telah hadir baik di Jakarta, Indonesia maupun Utrecht, Belanda untuk mengajukan pertanyaan selama sesi hybrid online. “Sangat penting bahwa kami menggunakan minggu ini untuk berdiskusi dan berkolaborasi,” ujarnya.

Pertanyaan muncul dari para mahasiswa di Indonesia dan Belanda tentang bagaimana para mahasiswa dan lembaga pendidikan sendiri dapat berkontribusi lebih aktif terhadap SDGs, sebagai contoh dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum. Seorang mahasiswa menunjukkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) sangat cocok dengan ‘Kampus Merdeka’, kebijakan pendidikan Indonesia yang mengejar cara belajar yang inovatif dan didorong oleh permintaan.

BERITA REKOMENDASI