Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Regenerasi dan Mampu ‘Ngulir Budi’

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pelantikan kepala sekolah sesuatu hal yang biasa sebagai bentuk regenerasi. Justru yang tidak biasa dilakukan dalam situasi yang sulit di tengah pandemi Covid-19. Kepala sekolah mengeluh bukan suatu jawaban. Mengeluh bukan suatu solusi, justru yang penting ‘ngulir budi’, bagaimana menggunakan akal budi, pikiran dan perasaan mengatasi persoalan, mencari jalan keluar secara bijaksana.

Demikian ditegaskan Drs H Akhid Widi Rahmanto, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta di Studio Sultan Agung (SA) 14/Aula PDM Kota Yogyakarta, Jalan Sultan Agung 14, Sabtu (31/07/2021). Ketua PDM Kota Yogya melantik Susanto SPd (Kepala SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta) dan Margiyati SPd MPd (Kepala SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta).

Menurut Akhid Widi Rahmanto, ada 3 hal tugas kepala sekolah. Pertama, mencapai tujuan pendidikan. Kedua, penanggungjawab kurikulum, di dalamnya juga melakukan pembinaan kesiswaan, SDM, kehidupan Islami. Ketiga, bisa menyejahterakan guru, karyawan. Selain itu, memberi keteladanan. “Kepala sekolah membina Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci dan HW,” ujarnya.

Sedangkan HS Giyok Sutanto SH, Pengurus PDM Kota Yogya menginformasikan, selama pandemi Covid-19 berbagai kegiatan PDM Kota Yogyakata dilakukan secara daring dan luring dari Studio Sultan Agung (SA) 14. “Studio yang dirintis PDM diharapkan bisa bermanfaat bagi umat untuk melayani berbagai kegiatan, seperti pelantikan kepala sekolah, pengajian, pelatihan,” ujar HS Giyok Sutanto selaku Pemerhati SA 14. (Jay)

BERITA REKOMENDASI