Pelatihan dan Pendampingan Portofolio Elektronik Siswa untuk Guru SMA

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Portofolio Elektronik Siswa Bagi Guru SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Kegiatan pelatihan dan pendampingan tahap pertama dilaksanakan Kamis 1 Juli 2021, dan untuk tahap kedua dilakukan Jumat 2 Juli 2021.

Pada kegiatan Pelatihan Pengembangan Portofolio Elektronik ini, Dosen sekaligus Ketua Tim PPM UAD R. Muhammad Ali, S.S., M.Pd., dan anggota Tim Hermanto, S.Pd. M.Hum., menjadi trainer pelatihan. Keduanya dibantu oleh tim mahasiswa UAD yaitu Zurara Ryanda, Novita Indriani, Rani Pamungkas, Fianty Nada Huwaida, dan Waesy Tibyani sebagai co-trainer.

Pada kesempatan itu hadir pula Drs. H . Rochmat, M.Pd., selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen Kota Yogyakarta dan juga hadir Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Fitri Sukma Sari, M.Pd.

Ali menuturkan, kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAD dengan SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

“Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini diselenggarakan secara online melalui zoom meeting. Peserta pelatihan terdiri dari 20 orang guru SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dari berbagai pengampu Mata Pelajaran,” ujarnya.

Pada sambutannya Rochmat menyampaikan bahwa portofolio elektronik sangat menarik dan relevan dengan kebutuhan guru, siswa dan sekolah terutama  untuk pembelajaran di masa pandemi. Selain itu, portofolio elektronik sangat cocok digunakan untuk assesmen otentik.

Selanjutnya, Fitri berharap jika hal ini bisa mendukung program internasionalisasi sekolah. Ali menyatakan, target pelatihan ini adalah guru mampu membangun portofolio elektroniknya untuk pembelajaran dan nantinya juga dapat melatih siswa agar mampu mengembangkan E-Portofolionya masing-masing.

Dan, peserta sangat optimis dapat menerapkan portofolio elektronik pada pembelajaran online ke depan. “Peserta sangat termotivasi mengikuti pelatihan karena materi pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan mereka, serta metodenya menarik dengan pendampingan secara maksimal,” ungkapnya. (*)

UAD

BERITA REKOMENDASI