Pelatihan Penggunaan Bahasa Inggris Dalam Jurnalistik di SMA Muhammadiyah 3 Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan penggunaan Bahasa Inggris dalam Jurnalistik di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Tujuan dari program ini untuk memberi pendampingan kepada siswa dalam peningkatan kemampuan menulis berita dalam Bahasa Inggris.

Program tersebut diinisiasi Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY Puput Arfiandhani dan Ika Wahyuni Lestari MHum. Kegiatan diikuti sekitar 25 siswa yang berlangsung dalam tiga sesi online. “Tugas akhir dari program ini berupa project Humans of Yogyakarta, di mana para siswa menulis profile atau kisah inspirasi mengenai orang di Yogyakarta, seperti pedagang kecil, pengamen jalanan maupun pendiri komunitas angklung,” kata Puput Arfiandhani.

Sebelum program dimulai, siswa diberi pretest untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dan jurnalistik mereka. Di akhir program, post-test juga diberikan untuk melihat apakah ada peningkatan kemampuan jurnalistik Bahasa Inggris siswa. Dalam 3 sesi pelatihan online yang diselenggarakan melalui media Whatsapp, siswa diajak mempelajari penulisan salah satu tipe berita, yaitu Feature Story.

Sesi pertama dan kedua disampaikan melalui Whatsapp dan video yang diupload di YouTube. Sesi kedua diadakan sebagai sesi mini webinar pada Sabtu, 15 Agustus 2020 melalui Zoom.

“Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi menyadari mengenai pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dalam jurnalistik. Selain itu, pengetahuan kami pun bertambah” kata M Taufik Akbar.

Eka Wahyu Saputra SPd, guru pembina ekstrakurikuler Muhammadiyah English Club (MEC) menyebutkan program pelatihan English for Journalism ini adalah suatu program yang sangat menarik sekali dan luar biasa. Program ini sangat membatu sekali di dalam pengembangan dan penambahan skill Berbahasa Inggris khusunya tentang jurnalistik pada peserta didik.

Selain pengetahuan dasar tentang jurnalisme, peserta didik juga diajarkan pengembangannya. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat sekali buat peserta didik karena program seperti ini belum tentu didapatkan ketika melaksanakan pembelajaran. Lebih lanjut lagi, Eka menyebutkan bahwa program ini sangat berkesan dan bermanfaat. (*)

BERITA REKOMENDASI