Pelatihan Perawatan Jenazah dalam Tinjauan Syariat Islam dan Medis

BANTUL, KRJOGJA.com – Pelatihan Perawatan Jenazah dalam Tinjauan Syariat Islam dan Medis digelar di Masjid Al-Ikhlas, Jadan, Tamantirto, Kasihan, Bantul Yogyakarta dan tanggal 20, 27 dan 28 Februari 2021. Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah)

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk:

1. Memberikan wawasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat pentingnya melakukan perawatan jenazah yang sesuai dengan ajaran Islam agar tidak termasuk dalam kategori bid’ah dhalalah. Bid’ah artinya melakukan suatu ibadah yang tidak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

2. Mengetahui dari aspek medis agar semua terhindar dari bahaya penyakit, apalagi pada masa covid-19 yang sangat rentan dari unsur penyakit, sehingga air yang digunakan untuk memandikan mayat harus bersih sekalipun bagi mayat tidak ada pengaruhnya sama sekali.

3. Membiasakan hidup baik dalam hal menjalankan ibadah dan melakukan segala sesuatu yang bersih karena kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, masyarakat akan terbiasa melakukan segala bentuk ibadah yang sesuai dengan petunjuk Alquran dan hadis Nabi.

Kegiatan ini dimulai dengan melakukan pendekatan kepada warga masyarakat khususnya masyarakat jamaah masjid Al-Ikhlas Tamantirto tentang pentingnya melakukan perawatan jenazah menurut syariat Islam dan medis pada masa sebelum covid 19 dan setelah covid 19. Hal itu dilatarbelakangi karena masih banyak masyarakat yang menjalankan perawatan jenazah tidak sesuai dengan hadis Nabi.

“Akhirnya kami bersama tim pengabdi mengadakan rapat dengan ketua takmir Al-Ikhlas yakni pak Rizal Yaya untuk berembug mengadakan rukti jenazah dan takmir pun menyetujui karena kebetulan mereka membutuhkan orang-orang yang bisa melakukan perawatan jenazah sesuai dengan hadis Nabi,” ujar Dr Rohmansyah STh I MHum.

Selanjutnya disepakati hari pelaksanaannya yang terbagi dalam tiga hari. Hari pertama, Sabtu 20 Februari 2021 jam 20.00-21.30 WIB, mulai melakukan mengabdian dengan menyampaikan materi perawatan jenazah menurut syariat Islam oleh Dr Rohmansyah, STh I M Hum yang bersumber pada Alquran dan sunnah al-Maqbulah yang dihadiri oleh 20 orang peserta.

Hari yang kedua, Sabtu, 27 Februari 2021 jam 20.00-21.30 WIB penyampaian materi perawatan jenazah menurut perspektik medis oleh dr Ismail Hawary MMR. Beliau menyampaikan beberapa point penting perawatan jenazah pada masa covid 19 dan pasca covid 19 bagi pasien yang mengalami sakit yang dihadiri 20 orang jamaah.
Kemudian hari yang ketiga, dilakukan praktik perawatan jenazah dari mulai memandikan dan mengkafani berdasarkan tinjauan syariat Islam yang dihadiri oleh 20 jamaah. Pada kegiatan praktik perawatan ini dijelaskan langsung tata cara memandikan dan mengkafani yang benar menurut hadis Nabi.

“Kegiatan ini sangat mendukung terhadap program takmir yakni takmir akan membentuk tim kader perawatan jenazah bagi warga jamaah masjid Al-Ikhlas. Sehingga kedepannya perawatan jenazah tidak lagi dilakukan oleh mbah kaum atau tokoh masyarakat, tetapi akan dihandal oleh tim perawatan jenazah yang ikut pelatihan dan praktik pada kegiatan ini,” ujar Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Rizal Yaya PhD.(*)

BERITA REKOMENDASI