Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada UMKM dalam Membangun Brand dan Memperluas Pasar

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Para pelaku UMKM Sepatuku dan Fatimah Handicraft di Desa Wisata Manding mendapat pendampingan dari Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Fakultas Teknik Mesin/Teknik UMY. Pendampingan yang diberikan yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam membangun brand dan memperluas pangsa pasar.

Dalam KKN PPM ini tim yang dipimpin dosen Rela Adi Himarosa, S.T., M.Eng mengenalkan marketplace dan etalase melalui media sosial. Ia mengatakan program pokok KKN 187 UMY antara lain peningkatan kualitas produk, pemasaran melalui E-marketing, pemasaran melalui Shopee dan Instagram berupa konten untuk keperluan media sosial seperti foto dan vidio, Pembuatan profil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Juga membuat banner dan vidio produksi pengrajin kulit untuk Kelomopok Wanita Tani Maju Aspari, memberdayakan tanaman okra kepada masyarakat sekitar dengan membuat banner manfaat tanaman okra dan memasang banner di kantor desa, balai dusun dan membuat brosur manfaat tanaman okra,” jelasnya.

Penjualan produk secara online dan pembuatan pengiklanan produk secara online diharapkan dapat mendapatkan meningkatkan daya jual dan memperluas konsumen untuk produk UMKM Fatimah Handicraft dan UMKM Sepatuku. Program Pengabdian ini antara lain mengedukasi masyarakat untuk membedakan produk kulit asli dan tiruan, mengembangkan trend produk kulit yang digemari generasi muda dan dapat mengembangkan dan memasarkan produk kulit.

Dalam pelaksanaan KKN Reguler IT 2021 UMY, yang diselenggarakan pada tanggal 16 Jan-15 Feb 2021 berjalan dengan lancar. Kemudian, program-program yang telah disusun sebelumnya oleh kelompok 187 sebagian sudah terlaksana dengan baik.

Dalam segala pelaksanaan program KKN 187, tim selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan perintah yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan tanaman okra berjalan dengan lancar dan dibantu oleh anggota Kelompok Wanita Tani Maju Aspari.

“Program pemasaran produk pada UMKM Sepatuku dan Fatimah Handicraft telah berjalan dengan lancar dan di bantu oleh pemilik UMKM,” pungkasnya. (Van)

UMY

BERITA REKOMENDASI