Pendampingan Penyusunan LKPD Berbasis Saintific Approach

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Pembelajaran selama pandemic Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi guru sekolah dasar dalam mengelola pembelajaran. Pembelajaran yang dilaksanakan harus tetap dapat memberikan pengalaman belajar bermakna dan berkualitas. Maka dari itu, seorang guru harus memiliki kemampuan dalam manajemen pembelajaran.

“Tiga komponen utama dalam manajemen pembelajaran meliputi perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Seorang guru harus mampu menjalankan ketiga hal itu, termasuk membuat perangkat pembelajaran yang biasa Subject Spesific Pedagogy (SSP),” kata Vera Yuli Ervina MPd, mahasiswa S3 Pendidikan Dasar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (20/09/2021).

Menurut Vera Yuli, adapun bagian- bagian mencakup silabus, RPP, bahan ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) atau LKS dan assesment pembelajaran. Mayoritas guru menggunakan penugasan menggunakan LKPD sebagai alternatif untuk mendukung pembelajaran di masa pandemik.

alam penyusunan dan mengembangkan LKPD, tidak sedikit guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan Permasalahan tersebut juga dialami oleh guru- guru sekolah dasar di Gugus Sendangtirto Sleman.

Permasalahan tersebut meliputi: (1) kurang lengkapnya perangkat pembelajaran yang memuat RPP, LKPD dan Lembar Penilaian (2) LKPD yang digunakan masih berbentuk penugasan dan latihan soal sehingga tidak memfasilitasi siswa dalam memperoleh informasi dan pengetahuan (3) LKPD yang digunakan cenderung disajikan per bidang studi (4) Saintific approach tidak terlaksana sepenuhnya.

Hal tersebut menyebabkan pembelajaran siswa menjadi kurang optimal dan tidak bermakna. Tuntutan implementasi Kurikulum 2013 pembelajaran setidaknya menerapkan pendekatan saintifik dan metode pembelajaran Discovery, Inkuiri, Problem-Based Learning dan Project-Based Learning.

Penggunaan LKPD dalam pembelajaran dapat memiliki beberapa manfaat diantaranya (1) mengaktifkan siswa; (2) mempermudah siswa memahami materi; (3) dapat meringkas bahan ajar dan siswa banyak berlatih; dan (4) memudahkan pengajaran kepadasiswa.

Berdasarkan pemaparan d iatas, Universitas Negeri Yogyakarta sebagai salah satu LPTK memiliki tanggungjawab untuk turut serta menyelesaikan permasalahan tersebut. Oleh karena itu, perlu segera dilaksanakannya Pendampingan Penyusunan LKPD berbasis Saintific Approach di SD Gugus Sendangtirto Sleman.

Tim dosen Pascasarjana UNY yang terdiri dari Dr Haryanto MPd., Dr Suwarjo MSi dan Dr Wuri Wuryandari MPd juga didampingi oleh mahasiswa S3 Pendidikaan Dasar antara lain Vera Yuli Erviana MPd, Ratna Hidayah MPd dan Ainun Mahfuzah MPd.

Dijelaskan, kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan kepada 21 guru SD di Gugus Sendangtirto 8 Juli, 15 Juli, 22 Juli, dan 9 Agustus 2021. Kegiatan ini dibuka oleh Pengawa SD Kapanewon Berbah Dra Rahayu Setyaningsih MPd menyambut dengan antusias program dari dosen Universitas Negeri Yogyakarta.

“Pandemi Covid-19 proses pembelajaran tentunya mengalami perubahan, maka saya harapkan bapak ibu guru semangat dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan dari UNY ini. Semoga para guru bisa menerapkan LKPD berbasis Scientific Approuch dan tentunya meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh bapak ibu guru semua,” kata Rahayu Setyaningsih.

Para guru diberikan materi oleh ketiga narasumber terkait konsep strategi belajar mengajar, Scientific Approach, dan LKPD berbasis Scientific Approach. Semangat peserta sudah terlihat sejak pertama pelatihan, terlihat antusiasme mereka untuk belajar, bertanya, dan menyelesaikan tugas di setiap materi.

“Sebagai hasil dari pelatihan ini, 21 peserta telah mampu menggunakan dan membuat LKPD berbasis Scientific Approach yang diterapkan di kelas masing-masing,” kata Haryanto.

Meskipun tujuan pelatihan secara umum telah tercapai, namun peserta masih mengharapkan adanya keberlanjutan dari program pelatihan ini sehingga penguasaan mereka terhadap pengembangan perangkat pembelajaran khususnya LKPD berbasis Scientific Approach terus ditingkatkan. (Jay)—————

 

BERITA REKOMENDASI