Dosen HI UMY Beri Pelatihan Literasi Digital Bagi Pemuda Namburan Kidul

Editor: KRjogja/Gus

Wabah Covid-19 telah mengubah berbagai tatanan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dimanapun mereka berada tidak terkecuali di kampung Namburan yang terbagi manjadi Namburan Lor dan Namburan Kidul. Warga Namburan Lor telah memiliki Paguyuban yang cukup maju dalam penggunaan teknologi digital untuk memperkenalkan kampung mereka, sementara warga Namburan Kidul dengan Paguyuban ’Sewelasan’nya belumlah sebaik Namburan Lor dalam penguasaan literasi digitalnya.

Warga Namburan Kidul yang sebagian besar berprofesi sebagai pengusaha kecil dan menengah mengalami kendala untuk tetap berkegiatan ‘business as usual’ seperti sebelum pandemi terjadi. Disisi lain, kemajuan teknologi informasi digital yang merambah hingga perekonomian digital juga menjadi tantangan bagi sebagian warga untuk memulai memikirkan cara lain dalam melaksanakan kegiatan serta menopang perekonomian keluarganya dan kampung Namburan Kidul pada umumnya.

Melihat adanya potensi perekonomian digital dalam merespon situasi pandemi Covid-19 maupun upaya yang dibutuhkan sebagai persiapan ketangguhan perekonomian jangka panjang maka program pengabdian masyarakat ini disusun dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan literasi digital warga kampung Namburan untuk melaksanakan kegiatan serta menopang perekonomian keluarganya masing-masing. Melalui metode pelatihan dan pendampingan, diharapkan pengabdian masyarakat ini dapat menghasilkan output berupa peningkatan kemampuan dan literasi digital baik dalam melaksanakan pertemuan-pertemuan yang dibutuhkan melalui berbagai platform maupun dalam menguasai platform ekonomi digital seperti digital marketing untuk menjaga keberlanjutan perekonomiannya.

Untuk membantu menyelesaikan persoalan di Paguyuban Sewelasan Kampung Namburan Kidul, dosen HI UMY Mutia Hariati Hussin dan Ali Muhammad melalui program pengabdian masyarakat menyelenggakan kegiatan selama empat bulan mulai Maret hingga Juni 2021. Kegiatan meliputi pelatihan Etika Pembuatan Konten Medsos, dan pelatihan membuat konten pemasaran secara digital serta menyediakan media/alat pendukung pembelajaran literasi digital, sebagai sarana mengembangkan berbagai variasi konten digital sekaligus sebagai sarana komunikasi dan pemasaran bagi warga Kampung Namburan Kidul.

Pada hari Jum’at (19/3) telah dilaksanakan pelatihan bertajuk “Eksis Bermedia Sosial: Kenali Cara Membuat Kontent Medsos yang Aman, Menarik, & Tidak Membosankan”. Pelatihan menggunakan fasilitas webinar yang diselenggarakan oleh DWP Nairobi dengan pembicara seorang influencer muda, Fathia Izzati.

Kegiatan ini menjadi pembuka bagi pelatihan serupa yang harus dilaksanakan berseri/bergelombang dikarenakan adanya aturan pembatasan peserta webinar serta pembatasan berkerumun dalam satu lokasi. Pelatihan kedua dilakukan pada Jum’at (23/4) tentang konten pemasaran digital. Menurut Mutia, “tindak lanjut dari pelatihan pemasaran digital adalah pembuatan profil pengusaha UMKM di Kampung Namburan Kidul yang dapat digunakan sebagai sarana pemasaran produk dan jasa mereka”. Dengan tersedianya profil para pengusaha UMKM dalam platform digital maka diharapkan perputaran ekonomi di Kampung Namburan Kidul dapat terus berjalan, mungkin sedikit melambat karena pengaruh pandemi Covid-!9, tetapi akan tetap berjalan lancar.

 

 

BERITA REKOMENDASI