KKN PPM UMY Beri Pelatihan Budidaya Ternak Lele Terpal di Dusu Rejosari

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berlangsung di Dusun Rejosari Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Program yang dilakukan adalah pelatihan budidaya ternak lele dengan terpal.

Ketua Pegabdian Yordan Gunawan yang juga Dosen Jurusan Hukum di UMY mengatakan proram berlangsung 1 Januari – 2 Januari 2020. Peserta yang terlibat sebanyak 41 orang (kegiatan pertama) dan 36 orang (kegiatan ke dua). “Tujuan kegiatan ini untuk memanfaatkan potensi lahan pekarangan masyarakat agar memiliki nilai guna dan nilai tambah,” kata Yordan Gunawan.
Menurut Yordan Gunawan, berdasarkan matriks pelaksanaan program pokok tersebut, program pokok “Budidaya Ternak Lele Terpal” telah dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 14 Januari 2020 dan 26 Januari 2020. Rangkaian acara dalam pelaksanaan program budidaya ternak lele terpal terdiri dari sosialisasi berupa penjelasan materi terkait konsumsi ikan untuk kesehatan yang disampaikan oleh Yordan Gunawan, serta mekanisme budidaya ternak lele terpal oleh narasumber lainnya, yaitu Bapak Sugiyatno dan dilanjutkan dengan praktik (demonstrasi) pelaksanaan budidaya ternak lele terpal.

Program tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yaitu lokasi pertama bertempat di Rumah Bapak P Margono selaku Kepala Dusun Rejosari dan lokasi kedua bertempat di Rumah Bapak Jalil selaku Ketua RT 01 Dusun Rejosari.

Sasaran program pokok adalah PKK, Bapak-bapak, masyarakat umum dan Karang Taruna dusun Rejosari. Sasaran pelaksanaan program pokok pada tanggal 14 Januari 2020 terdiri dari PKK, Bapak-bapak, dan masyarakat umum dusun Rejosari dengan tingkat partisipasi sebesar 75% dari seluruh undangan, atau berjumlah 41 orang. Sasaran pelaksanaan program pokok pada tanggal 26 Januari 2020 adalah Karang Taruna Tunas Karya Dusun Rejosari dengan tingkat partisipasi seluruh anggota sebesar 95%, yaitu 36 orang pemuda.

Beberapa faktor pendukung pelaksanaan program pokok ini diantaranya yaitu potensi alam yang tersedia untuk dimanfaatkan, tingkat antusias warga yang cukup tinggi serta kebutuhan akan penghasilan tambahan/pemasukan kas. Rencana Tindak Lanjut dari pelaksanaan program pokok “Budidaya Ternak Lele Terpal” ini adalah adanya pendampingan dan evaluasi kepada warga terkait pengelolaan budidaya ternak lele terpal serta dengan melakukan pembagian kelompok-kelompok pengelolah serta penanggungjawab atas pengelolaan kolam lele, yang dipimpin langsung oleh Yordan Gunawan selaku pelaksana aktifitas pengabdian pada masyarakat ini.

“Kami menyatakan sangat mendukung sekali aktifitas ini, karena memang selama ini, penduduk banyak yang sudah berusaha beternak lele, namun selalu gagal, karena tingkat keasaman tanah sekitar desa yang sangat tinggi,” kata Kepala Dusun, Margono. (*)

BERITA REKOMENDASI