KKN PPM UMY Dampingi Pengembangan Kerajinan Anyaman Palitan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pengembangan Kerajinan Anyaman Palitan,. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Nglengkong, Desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo pada Februari 2020.

Kegiatan tersebut diikuti 20 orang perajin. “Program ini ditujukan untuk memotivasi para warga agar terdorong jiwa kewirausahaannya dalam kerajinan palitan melalui sosialisasi menumbuhkan semangat wirausaha,”kata Juhari Sasmito Aji dari Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol UMY.

Menurut Juhari kegiatan sosialisasi anyaman palitan diselenggarakan dengan menggandeng pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kulon Progo yang didampingi oleh ibu Tri Driyanti selaku perwakilan dari Dinas Perindustrian. Beliau memberikan pemahaman mengenai kebijakan industri produk kerajinan kepada para pengrajin serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemandirian usaha dalam kegiatan untuk membentuk jiwa wirausaha. Yaitu dengan dibentuknya suatu wadah dalam kegiatan pengrajin anyaman palitan.

Setelah melaksanakan kegiatan sosialisasi, tim juga melaksanakan kegiatan pelatihan. Pelatihan ini dihadiri oleh para pengrajin anyaman palitan Dusun Nglengkong. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kulon Progo juga menghadiri pelatihan anyaman palitan
Kegiatan trakhir dari program pengabdian ini yakni pendampingan motivasi kewirausahaan.

Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Pendhopo Sastro Suwarnan (Balai Padukuhan), hadir dalam kegiatan ini sebagai pemateri acara yang berjudul Motivasi Kewirausahaan yaitu Alien Akmalia SE MSc, Pengajar di Prodi Manajemen FEB UMY.
Antusias masyarakat khususnya kelompok pengarajin anyaman palitan dan para remaja yang hadir sangat antusias karena mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari kegiatan ini. Selain itu juga menjadi bukti bahwa kegiatan ini sangat diminati masyarakat Dusun Nglengkong yang berusia muda.
Dalam kegiatan pengabdian ini para pengrajin anyaman mulai terinisiasi untuk membentuk wadah organisasi yang struktur organiasinya merupakan bagian para pengrajin yang ada di Dusun Ngelengkong. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat pengrajin anyaman yang ada di Dusun Nglengkong yang awalnya tidak semuanya mengetahui cara pembuatan anyaman palitan begitu pula dengan anyaman yang menggunakan senar.

Karena bisanya seorang pengrajin hanya membuat satu jenis kerajinan anyaman sehingga tidak menguasai semua jenis kerajinan yang ada. Karena itu pelatihan ini menggunakan metode tutor sebaya dengan tujuan antar pengrajin dapat mengajari cara masing-masing jenis anyaman.

Kegiatan ini membantu produsen memasarkan produk mereka melalui sosial media yang dapat diakses secara online. Dari kegiatan ini, saat ini para pengrajin bisa melayanai pembeli melalui dengan 2 metode yaitu dengan metode offline dan online (Facebook, instagram, dan whatsapp. (*)

BERITA REKOMENDASI