KKN PPM UMY Olah Susu Murni Menjadi Stik

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berlangsung di Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Sasaran program adalah Ibu – Ibu PKK dan Karang Taruna Putri.

Ketua Pengabdian Yordan Gunawan mengatakan, program pengabdian yang dilakukan diantaranya adalah pengolahan susu sapi murni menjadi stik susu di Desa Jlarem, Boyolali. Selama pelatihan tidak kurang 45 peserta terlibat aktif. “Program utama adalah produk stik susu di dukuh Kebondowo ini dimaksudkan agar terciptanya UMKM baru di daerah dukuh Kebondowo,” kata Yordan Gunawan.

Menurutnya, susu sapi murni yang semula hanya disetorkan kepada pengepul akan diolah menjadi suatu produk yang lebih menghasilkan yakni pembuatan produk makanan ringan (stik susu). Sehingga, warga yang semula hanya bermata pencaharian sebagai petani dan pemasok susu sapi murni, dengan munculnya UMKM tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan warga di dukuh Kebondowo.

Menurut Yordan, keterbatasan pengetahuan warga tentang bagaimana cara pengolahan susu segar dan pekerjaan mereka yang mayoritas juga bekerja sebagai buruh pabrik membuat kurang berinovasi dalam pengolahan susu murni tersebut. Stik susu merupakan sebuah inovasi baru.

“Stik susu yang berbahan baku dari susu sapi murni ini merupakan sebuah olahan yang menjadi makanan ringan atau camilan yang enak dan sehat, sebab bahan-bahan yang kami buat berbahan protein tinggi, yakni dari susu sapi segar itu sendiri, lalu tepung terigu berjenis cakra yang tentunya juga memiliki kandungan protein yang tinggi,” papar Yordan.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi dari susu sapi segar dan tentunya mampu menjadi makanan khas dari dukuh Kebondowo sendiri.

Program pembuatan Stik Susu berlangsung dalam waktu tiga minggu. Pada minggu pertama berupa sosialisasi atau penyuluhan bagaimana proses pembuatan stik susu itu sendiri. Pada minggu kedua melakukan penyuluhan bagaimana cara memasarkan suatu produk yang baik sehingga konsumen tertarik untuk membeli produk yang kami buat.

Lalu pada minggu ketiga, kami melakukan  pendampingan pada warga dalam proses pembuatan stick susu di beberapa rumah warga. Disana kami membantu dan menjelaskan kembali bagaimana proses – proses pembuatan stik susu kepada warga apabila mereka belum terlalu mengerti mengenai proses pembuatan stik susu itu sendiri.

Guna mendukung kegiatan ini, pelaksana pengabdian masyarakat ini, Yordan Gunawan menyampaikan materi tentang pemasaran. Yordan memaparkan mengenai aspek – aspek dari pemasaran, mulai dari packaging suatu produk, segmentasi pasar, analisis pasar, analisis pesaing dan terakhir yaitu bagaimana cara mempromosikan produk. Pada kesempatan itu, ada beberapa warga yang bertanya mengenai bagaimana cara pengawetan suatu produk, apa saja syarat pembuatan BPOM, dan lain sebagainya.

Teguh selaku Kepala Desa sangat mendukung dengan diadakannya kegiatan penyuluhan pemasaran ini, ia juga berharap agar masyarakatnya bisa menerima materi apa yang disampaikan. Selain itu, masyarakat juga sangat antusias dengan adanya penyuluhan ini. Mereka terlihat menerima materi yang di berikan oleh pembicara, karena masyarakatnya sangat susah mendapatkan pembelajaran tentang manajemen pemasaran. (*)

BERITA REKOMENDASI