Perajin Batik di Bayat Klaten Belajar Pasarkan Produk Melalui Medsos

KLATEN, KRJOGJA.com – Melihat pentingnya media sosial sebagai media untuk memasarkan produk, perajin batik di Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah belajar bagaimana menggunakannya. Proses belajar tersebut terlaksana melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Nuryakin, dosen Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang juga inisiator pelatihan ini mengatakan pelatihan medsos untuk  memperkuat pemasaran online produk batik di Kacamatan Bayat. Pelatihan barlangung pada 12 September 2020 dan diikuti 16 perajin batik tulis.

“Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan penguasaan media sosial untuk pemasaran online,” kata Nuryakin kepada KRJogja.com. Pelatihan berlangsung di Dusun Karang Gumuk RT03/RW07, Desa Jarum, Kecamatan Bayat,  yang memiliki 32 perajin batu tulis yang perlu memahami pemasaran online.

Menurut Nuryakin, kegiatan pengabdian ini juga menjadi upaya menjalin keberlanjutan program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan stakeholders, dalam hal ini pelaku usaha kesil dan menengah Batik Alami di Desa Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten.

“Kami berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman kepada para pelaku UKM batik dalam meningkatkan penjualan produk mereka melalui media online, ” kata Koordinator klaster UKM batik di Karang Gumuk, Suharjo. (*)

BERITA REKOMENDASI