PKM UMY Dampingi Penyusunan Program Karangtaruna Swasyasasatwika

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan pendampingan Peningkatan Kapasitas Organisasi dan Pendampingan Penyusunan Program Karang Taruna Swayasatwika Dusun Kluwih Yogyakarta. Program ini berlangsung di Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Gamping, Slean pada 20 Agustus 2020

Menurut Juhari Sasmito Aji selaku pelaksana program, kegiatan tersebut diikuti 15 orang pengurus Karang Taruna Swayasatwika. “Kegiatan berupa sosialisasi berbagai peraturan dan juklak jurnis serta peraturan terkait tugas-tugas pokok dan fungsi lembaga Karang Taruna secara umum,” kata Juhari kepada KRjogja.com.
Sosialisasi juga meliputi pembagian tugas-tugas masing divisi di Lembaga karang Taruna, serta bagaimana menyusun program-program dan kegiatannya. Solusi kedua adalah Pelatihan penyusunan program-program setiap divisi dan bagian dari lembaga Karang Taruna, serta yang ketiga adalah pendampingan penyusunan program itu, sampai menjadi program masing-masing divisi, sehingga menjadi pedoman program dan kegiatan yang operasional, untuk di laksanakan oleh lembaga Karang Taruna.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian di Dusun Kluwih melalui karang taruna Swayasatwika yang mulai dilakukan oleh tim pengabdi sejak tanggal 22 Februari 2020 dimana pada saat itu tim melakukan observasi awal atau persiapan awal sebelum pelaksanaan tim pengabdi berkunjung di rumah Pak Dukuh yaitu Pak Sujiyo.

Pada saat kunjungan pertama tim langsung disambut oleh Kepala Dukuh dan beberapa pengurus dari karang taruna, dari pertemuan pertama tim pengabdi dan juga dari pengurus karang taruna mencoba untuk menyusun agenda kegiatan yang akan dilaksanakan selama enam bulan dengan melibatkan seluruh anggota karang taruna Swayasatwka, dimana kegiatan ini sudah diagendakan untuk dilaksanakana pada tiap bulannya (Maret-Mei).

Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Dusun Kluwih sempat tertunda selama lima bulan (Maret-Juli) karena masa pandemi covid-19. Situasi ini telah membuat seluruh kegiatan sempat terhenti dikarenakan belum adanya tanda penurunan penyebaran virus corona covid-19. Dengan mempertimbangkan situasi serta kondisi, tim mencoba untuk berkunjung kembali ke Dusun Kluwih pada tanggal 20 Agustus 2020

Setelah melakukan kegaiatan sosialisasi yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dengan nara sumber dan tim pengabdi, dari kegiatan tersebut menghasilkan sebuah program atau kegiatan yang berkaitan mengenai mendirikan bank sampah. Sebuah program yang dibuat melalui kesepakatan bersama, pada kegiatan tersebut merupakan bentuk dari kepekaan para pemuda dengan menganalisis kebutuhan dan permasalahan yang ada di Dusun Kluwih sehingga program yang dilakukan yaitu menginisiasi pendirian bank sampah.

Program bank sampah diharapakan bisa memberikan solusi terhadap persoalan sampah yang ada di Dusun Kluwih, sehingga nantinya lingkungan di sekitar Dusun Kluwih akan menjadi sehat dan asri kembali, serta adanya nilai ekonomi dari keberadaan bank sampah yang diperuntukan bagi pengelola bank sampah maupun bagi masyarakat. Komitmen dari para pengurus dan anggota karang taruna Swayasatwika juga disaksikan oleh Kepala Dukuh Pak Sujiwo dan beberapa perwakilan warga yang juga ikut memberikan dukungan atas program yang disepakati bersama dalam kegiatan tersebut.

Pengrus karang taruna Swayasatwika berkomitmen untuk melaksanakan program mendirikan bank sampah, dan program ini mendapatkan dukungan dari Kepala Dukuh. Kegiatan pengabdian ini telah berhasil mensosialisasikan eksistensi peran organisasi pemuda yaitu karang taruna Swayasatwika dalam bidang sosial kemasyarakatan. Kegiatan pelatihan berhasil mendorong pemuda ataupun anggota organisasi untuk menyusun dan menentukan program kerja seperti halnya program kerja bank sampah yang digagas oleh karang taruna Swayasatwika. (*)

BERITA REKOMENDASI