PKM UMY Latih Pengembangan Bank Sampah Warga Jetis Karanganom

Editor: Agus Sigit

KLATEN, KRjogja.com – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Jetis Tarubasan Karanganom Klaten menggelar program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Bank Sampah RESIK-an belum lama ini. Kegiatan ini diikuti oleh peserta terdiri dari pengurus RW, Pengurus RT dan pengurus Bank Sampah RESIK-an.

Penanggungjawab program pengabdian sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan, Dr, Ir, Nur Rahmawati, M.P. didampingi Ir. Pujastuti, MM mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan rendahnya harga sampah non organic pilah ditingkat pengepul seperti botol kemasan air minum bekas, plastic bekas sabun atau makanan (plastic kreasi).

“Selain itu kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemasukan kas bank sampah dengan memberdayakan pengurus bank sampah. Kegiatan memanfaat sampah adalah pelatihan dan praktek pembuatan hidroponik dengan memanfaatkan botol kemasan air minum bekas,” katanya.

Penyuluhan dan Pelatihan ini diberikan oleh M. Farhan alumni Fakultas Pertanian UMY dengan materi seputar hidroponik dengan berbagai model yang menggunakan bahan bahan limbah sampah. Setelah penyuluhan, dilakukan praktek pembuatan hidroponik bersama peserta pelatihan. Bibit yang ditanam adalah sawi, pakcoy, slada dan loncang.

Ketua Bank Sampah RESIK-an Ibu Dwi Novarina menyampaikan sangat mendukung program ini dan berharap kegiatan ini tidak hanya pada pelatihan saja tetapi bisa berlanjut sehingga bermanfaat bagi keberlajutan Bank Sampah RESIK-an khususnya dan masyarakat di wilayah Jetis tarubasan Karanganom Klaten. (*)

BERITA REKOMENDASI