PPDM UMY di Dlingo Latih Produksi Kain Ecoprint

Editor: Agus Sigit

Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris/ Fakultas Pendidikan Bahasa UMY menggelar PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PROGRAM ECOTOURISM BERBASIS POTENSI LOKAL di wilayah Dlingo Bantul. Kegiatan diikuti 22 peserta dari Komunitas Ibu-Ibu SHERO Dlingo, Bantul.

Ketua Program Pengembangan Desa Mitra, Puthut Ardianto menjelaskan kegiatan digelar di Bukit Lintang Sewu Dlingo Bantul pada 30 Mei 2021 dan Hutan Pinus Mangunan pada 6 Juni 2021.

“Kegiatan pertama: Ngecobar (Ngecoprint Bareng) di Bukit Lintang adalah proses pembuatan kain ecoprint dengan menggunakan daun dan bunga dari daerah Dlingo seperti daun Lanang, daun Eucalyptus, daun Jenitri, daun dan bunga Cosmos dll. Kegiatan minggu ke-2 adalah Shero Exhibition atau pameran hasil karya Ecoprin,” katanya.

“Dengan mengambil lokasi di Hutan Pinus Mangunan yang memiliki pengunjung ramai, ibu-ibu memamerkan karya Ecoprint yang telah dibuat. Saat acara berlangsung pengunjung wisata sangat antusias dengan gelar karya ecoprint ini. Omzet yang diperoleh selama pameran dari jam 9.00-12.00 WIB kurang lebih 2 juta,” tambahnya.

Koniah, salah satu peserta dan anggota SHERO Dlingo mengaku terbantu dengan kegiatan ini karena Dlingo menjadi Ekowisata dengan Ecoprint sebagai daya tarik pengunjungnya. Komunitas SHERO ini adalah gabungan dari seluruh ibu-ibu di Kecamatan Dlingo yang disukung oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Dlingo serta pengelola wisata Dlingo.

BERITA REKOMENDASI