PPDM UMY Perkuat Kapasitas Perempuan di Dusun Sidorejo

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta berlangsung di Dusun Sidorejo Desa Ngestiharjo Kabupaten Bantul. Program ini berupa penguatan kapasitas perempuan desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan. Acara yang diikuti 50 anggota PKK ini berlangsung 15 Mei 2020.

“Tujuan dari program ini untuk meningkatkan keterampilan perempuan PKK Sidorejo dalam program ketahanan pangan budi daya ikan lele dalam ember (Budikdamber) keluarga di tengah pandemi Covid-19,” kata Ketua Program Pengabdian Dr Dessy Rachmawatie MSi yang juga dosen Ekonomi FEB UMY.

Menurutnya kegiatan pengabdian masyarakat ini secara umum bertujuan untuk bagaimana meningkatkan kapasitas perempuan desa dalam berkontribusi dalam pembangunan, mampu mengakses sumberdaya ekonomi, dan dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk dapat berperan aktif dalam pembangunan.

Peserta kegiatan adalah perempuan di Desa Ngestiharjo, yang berasal dari beberapa kelompok masyarakat, diantaranya: Kelompok PKK Desa Ngestiharjo. Lokasi pengabdian masyarakat dilakukan di Pedukuhan Sidorejo, Desa Ngestiharjo.

Sebagai informasi, peserta kegiatan di lokasi mitra terdiri dari masyarakat yang berada pada rentang usia produktif, dan non produktif (manula). Pada peserta mitra yang bergerak di bidang ekonomi produktif dan mengarah ke ekonomi produktif, maka metode pelaksanaan kegiatan yaitu pada aspek pengelolaan (manajemen) serta peningkatan kapasitas peserta agar mampu menghasilkan (berproduksi) tanpa meninggalkan tugas dan fungsinya sebagai perempuan di dalam wilayah domestik.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan partisipasi aktif antara peserta dengan pemateri/trainer melalui sosialisasi dan pendampingan program yang dipaparkan langsung kepada peserta kegiatan. Sehingga diharapkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat ini akan menghasilkan sumberdaya manusia di perdesaan yang cerdas, aktif dan mandiri.

Melalui program kegiatan PPDM ini yang terpenting ialah bagaimana program ini dapat meningkatkan komunitas perdesaan, sehingga mampu menemukenali potensi-potensi yang ada dan mendayagunakannya secara optimal untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama serta berpartisipasi dalam pemeliharaan kelestarian lingkungan hidup dan konservasi Sumber Daya Alam (Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 7 Tahun 2007) sehingga peran mitra disini yaitu sebagai perencana program, sekaligus pelaksana program kegiatan, dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat setempat. (*)

BERITA REKOMENDASI