PPM Muhammadiyah Beri Pelatihan Digital Marketing untuk Penguatan Branding

YOGYA, KRJOGJA.com – Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) berlangsung di SD Muhammadiyah Purwodiningratan, Ngampilan, Yogyakarta. Kegiatan berlangsung  Januari – Agustus 2020 berupa pelatihan penguatan branding sekolah.

Ketua Pengabdian Gita Danuputra  yang juga Dosen Manajemen UMY mengatakan kegiatan diikuti 35 guru-guru SD Muhammadiyah Purwodiningratan. Selain pelatihan juga pemberian bantuan perlengkapan yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan dokumentasi siswa berbakat untuk keperluan promosi.

Kepala Sekolah dan para guru SD Muhammadiyah Purwodiningratan telah menyadari pentingnya promosi melalui sosial media, baik melalui Instagram, Facebook, Upload siswa berbakat maupun prestasi sekolah melalui Whatsapp Story, Instagram Story ataupun melalui web. Oleh karena itu, ketika melakukan observasi, kepala sekolah mengutarakan kebutuhan akan perlengkapan untuk dokumentasi siswa berbakat, pembuatan promosi sekolah sebagai prioritas.

Pemberian bantuan perlengkapan ini sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan promosi digital sekolah. Dengan peralatan yang diserahkan kepada sekolah telah diproduksi banyak video pembelajaran, video siswa berbakat serta leaflet  Selain itu dokumentasi kegiatan siswa berbakat juga dapat dilakukan dengan baik.

Pada saat kegiatan pengabdian berlangsung, terjadi pandemi Covid-19, dengan adanya bantuan ini sangat membantu sekolah dalam memperlancar proses pembelajaran selama siswa belajar di rumah.

Selain itu kegiatan pengabdian ini juga membuat studio indoor di sekolah. Keberadaan studio Indoor menjadi sebuah tuntutan untuk meningkatkan kepuasan pengguna jasa pendidikan. Adanya sarana dan prasarana yang memadai juga mencerminkan kualitas dan profesionalisme manajemen sekolah.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Purwadiningratan memiliki komitmen tinggi untuk memajukan SD Purwodiningratan dengan membuat lompatan ‘Go Digital’. “Sehingga perlu adanya studio indoor untuk pengambilan video siswa berbakat. Selain itu, adanya pendemi membuat kebutuhan akan studio indoor semakin mendesak untuk memperlancar proses pembelajaran daring,” katanya.

Selain itu juga pembuatan brosur digital dalam rangka penguatan branding sekolah. Serta memberikan skill bagi SDM yang menangani masalah dokumentasi siswa berbakat tentang penggunaan alat-alat untuk dokumentasi sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal.

Pemberian pengetahuan dan ketrampilan penggunaan alat untuk dokumentasi telah terlaksana dan langsung dipraktekkan oleh guru yang diberi tanggung jawab untuk menangani hal ini. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Hal ini dapat dibuktikan dengan kualitas hasil video pembelajaran yang telah dibuat oleh Bapak/Ibu Guru.

Selain juga memberikan AMT kepada guru-guru untuk meng-upgrade ilmu dan menumbuhkan kembali semangat mengenalkan sekolah ke calon siswa-siswanya sehingga dapat meningkatkan willingness pendaftar di sekolah ini. Materi AMT disampaikan oleh Dosen Prodi Manajemen FEB sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Gita Danupranata SE MM. (*)

BERITA REKOMENDASI