PPM-Muhammadiyah Tingkatkan Daya Saing Taman Kanak-Kanak Aisiyah

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta berlangsung di Dusun Samiran, Desa Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY. Kegiatan yang dilakukan berupa peningkatan daya saing Taman Kanak-kanak Aisiyah Bustanul Athfal Parangtritis.

“Program peningkatan daya saing dilakukan melalui program penyusunan rencana strategis pengembangan pendidikan dan alat permainan edukasi,” kata Dr Takdir Ali Mukti, ketua program yang juga Dosen Prodi Hubungan Internasional, Fisipol UMY. Program ini untuk meningkatkan daya saing TK ABA rintisan tersebut di tengah persaingan dengan TK-TK lainnya yang telah berdiri lebih dahulu di daerah itu.

Menurut Takdir Ali Mukti,  Tim Pengabdian Masyarakat (abdimas) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di TK ABA Aisyiyah Parangtritis. Tantangan dirasa berat oleh pengurus TK ABA karena animo masyarakat yang belum percaya sepenuhnya kepada sebuah TK swasta yang baru berdiri sehingga murid yang mendaftar pun hanya 6 siswa pada tahun pertama, 2019.

Menurut ketua Tim Abdimas UMY, Dr Takdir Ali Mukti, permasalahan yang dihadapi TK AKA ini antara lain, kurang jelasnya Visi dan Misi TK ABA sehingga masyarakat tidak mengetahui apa yang akan diajarkan dalam TK tersebut; dan kurangnya fasilitas permainan dan alat peraga pendidikan yang sangat dibutuhkan oleh TK baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan sehingga secara fisik dapat dilihat oleh masyarakat mengenai kesiapan dalam menyelenggarakan pendidikan usia dini ini.

Menurut Siti Muslikhati, MSi, selaku anggota tim abdimas, solusi yang ditawarkan atas permasalah tersebut adalah, segera dilakukannya upaya perumusan rencana strategis pengembangan TK ABA yang di dalamnya dirumuskan visi dan misi pendidikan yang diselenggarakan dengan visi yang Islami dan sanggup mempersiapkan generasi di Era Industri 5.0. Serta peningkatan dan pengadaaan alat bermain siswa dan alat peraga pendidikan untuk para siswa TK ABA tersebut.

Untuk mencapai solusi sebagaimana disebutkan di atas, metode yang akan dilaksanakan oleh Tim pengabdian masyarakat ini adalah melalui 3 kegiatan pokok yaitu; (1) obyektifikasi dalam penyusunan Renstra Pengembangan Anak Usia Dini TK ABA Parangtritis dan penyelenggaraan pendidikannya; FGD, Musy. PRM/PRA, Pengelola, Tomas (2) eksternalisasi berupa focus group discussion bagi pengelola dan terkait; dan, Pengajian PRM/PRA, Masy umum.

Internalisasi berupa pembinaan untuk para pelatih pengurus TK ABA, pimpinan cabang Muhammadiyah, dan Aisyiyah. Hasil luaran dari kegiatan KKN-PPM ini adalah, Tahun ke-2 setelah kegiatan abdimas ini, siswa pendaftar naik 86% menjadi 11 anak dari 6 anak pada tahin sebelumnya.

Tokoh masyarakat menyambut baik kegiatan abdimas tersebut dengan berharap agar dilanjutkan kembali pada tahun berikutnya (Pimpinan Ranting Muhammadiyah Parantritis). Abdimas ini sangat bermanfaat bagi kelompok sasaran dalam meningkatkan daya saingnya di tengah masyarakat sehingga terdapat peningkatan animo memasukkan siswa baru secara signifikan pada tahun ajar berikutnya (tahun 2020 ini). (*)

BERITA REKOMENDASI