TIM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UMY : Manfaatkan Sisa Air Wudhu Buat ‎Urban Farming

YOGYA (KR)-Masjid dengan banyak jamaah, terlebih saat bulan Ramadan menghasilkan sisa air wudhu yang melimpah dan belum dimanfaatkan. Air sisa wudhu tersebut tergolong greywater yaitu limbah yang berasal dari penggunaan bekas mandi dan air sisa wudhu.

Seperti yang ditemukan di salah satu Masjid Pathok Negoro yaitu Masjid Ad-Darojat di Banguntapan. ‎Atas inisitatif tim pemberdayaan masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dikoordinir Dr Endah Saptutyningsih, Dosen Fakultas Ekonomi UMY, dan Berli Paripurna Kamiel, PhD, Dosen Fakultas Teknis UMY bekerjasama dengan takmir Masjid Ad Darojat berupaya pengelolaan air limbah dari hasil aktivitas jamaah. Program yang dilakukan adalah program urban farming berbasis sisa air wudhu.

“Program kemitraan tim UMY dengan Takmir Masjid Ad-Darojat berupa pemanfaatan sisa air wudhu untuk budidaya ikan air tawar dan hidroponik oleh kelompok marbot masjid Ad Darojat. Program ini dilaksanakan sejak bulan Maret 2021 hingga sekarang, diawali dengan kegiatan sosialisasi ke anggota marbot dan Takmir masjid Ad-Darojat. Dilanjutkan pelatihan dan pembuatan media budidaya ikan air tawar dan hidroponik kepada kelompok marbot masjid Ad Darojat,”kata Dosen Fakultas Ekonomi UMY‎, Dr Endah Saptutyningsih di Yogyakarta, Minggu (18/4).

BERITA REKOMENDASI