UMY Bekali Pengetahuan Makanan Sehat Pengelola Kantin Agrowisata Salak Pondoh Bangunkerto

Editor: Agus Sigit

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) prodi Pendidikan Dokter/Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY menggelar program bertajuk Pengolahan Makanan Kantin Agrowisata Salak Pondoh Bangunkerto sebagai upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Ketua Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) sekaligus dosen prodi Pendidikan Dokter/Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY, Mahendro Prasetyo Kusumo, Dr. dr., M.M. FISPH., FISCM., AIFO-K mengatakan kegiatan diikuti Pengelola Agrowisata Salak Pondoh Turi, Ibu-ibu PKK dan Pemerintah Kalurahan Turi pada 27 Februari 2021.

“Kegiatan menentukan struktur organisasi  pengelola kantin sehat, mulai dari penanggung jawab, sekretaris dan bendahara kantin sehat. Pelatihan
pengolahan makanan sehat dilakukan berdasarkan kebutuhan pengelola Argowisata dalam mengembangkan
kantin sehat. Proses pelaksanaan pengabdian masyarakat diawali dengan diskusi kelompok antara tim pengusul pengabdian masyarakat UMY, pengelola objek wisata Argowisata Salak Pondoh, Pemerintah Kalurahan Sendangtirto dan Perwakilan dari pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK),” katanya.

Ditambahkan materi yang diinginkan oleh pengelola Argowisata Salak Pondoh adalah cara menyajikan makanan dengan gizi seimbang. Selain itu, pengelola Argowisata Salak Pondoh berkomitmen untuk bersamasama merancang kantin sehat di tempat wisata tersebut. Tujuan pengembangan kantin sehat tersebut dilakukan dalam bentuk implementasi kontrol pola makan bagi wisatawan Argowisata Salak Pondoh.

“Diharapkan dengan pengembangan kantin yang diimplementasikan secara konsisten dalam jangka panjang dapat membantu
Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menurunkan prevalensi DM. Pengembangan kantin sehat di Desa Wisata Argowisata Salak Pondoh merupakan salah satu inovasi yang dapat menjadi program unggulan di Kabupaten Materi pelatihan tersebut terdiri dari teknik pemilihan pengolahan dan penyiapan makanan sehat sebagai salah satu upaya pengendalian PTM. Materi disampaikan oleh dokter ahli dibidang perilaku dan
pengendalian penyakit tidak menular (PTM),” tambahnya.

Metode penyampaian materi yang digunakan adalah secara offline dan online. Penyampaian materi secara online dilakukan menggunakan aplikasi zoom, dan video youtube. Aplikasi tersebut dharapkan dapat mempermudah ibu-ibu PKK untuk mengakses materi. Sedangkan
pendampingan pengelolaan kantin sehat dilakukan dengan menggunakan grub WhatsApp (WA). Selain itu, pada saat pelatihan juga dibahas tentang cara mengelola kantin sehat, menentukan jenis makanan yang akan dijual, startegi pemasaran untuk meningkatkan pembeli dan perizinan.

Pihak Pengelola Agrowisata, Ibu-ibu PKK dan Pemerintah Kalurahan Sedangtirto merasa senang karena diberikan edukasi serta bekal untuk membuat kantin sehat. Keberadaan Kantin Sehat diharapkan dapat mengurangi PTM sekaligus dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

BERITA REKOMENDASI