Pengaturan Jarak Masih Jadi Kendala PTM Penuh

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, menyatakan, mayoritas SMA/SMK di DIY sudah melaksanakan PTM secara penuh. Adapun soal adanya kesulitan sekolah untuk melakukan pengaturan jarak duduk di kelas, dirinya tidak terlalu mempermasalahkan. Karena kendala itu bisa ditekan dengan pengetatan protokol kesehatan. PTM dinilai penting untuk digelar sebab siswa sudah terlalu lama menerapkan pembelajaran jarak jauh. Apabila tidak segera dilakukan PTM penuh dikhawatirkan siswa mengalami learning loss sehingga harus segera mengejar ketertinggalan.

“Dari sekitar 390 SMA/SMK di DIY, hampir seluruhnya telah memulai PTM dengan kapasitas maksimal. Meski sekolah tidak boleh memaksakan, tapi mayoritas sudah melaksanakan PTM penuh. Karena dari berbagai penelitian menunjukkan tatap muka lebih efektif dibandingkan jarak jauh walupun sudah didukung tekonologi komunikasi yang bagus. Sekarang ini bagaimana cara mengejar ketertinggalan dengan PTM walaupun tetap kehati-hatian keselamatan bisa menjadi prioritas,” jelas Didik. (Ria)

BERITA REKOMENDASI