PKM UMY Ajarkan Warung di Pantai Depok Olah Limbah Warung Jadi Pupuk

BANTUL, KRJOGJA.com – Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memberikan pendampingan pada Paguyuban Warung Kuliner ‘Mina Bahari 45’ di Pantai Depok, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat yang bertujuan memberikan pelatihan pengolahan limbah warung makanan menjadi pupuk.

Kegiatan yang diketuai oleh Dr Susanawati SP MP, beranggotakan Ir Mulyono MP dan Zuhud Rozaki PhD bertujuan mengedukasi dan melatih kelompok warung kuliner Mina Bahari 45 Pantai Depok, Bantul. “Kami memberikan pelatihan bagimana  mengolah limbah warung makanan mereka menjadi pupuk padat dan cair,” ujar Susanawati. Kegiatan diikuti tidak kurang dari 30 orang anggota paguyuban.

“Pantai Depok merupakan salah satu pantai yang terkenal di Kabupaten Bantul. Selain keindahan pantai dan pasirnya, disini juga banyak ditemukan warung-warung kuliner yang menjual makanan hasil olahan ikan laut,” ujar Susanawati. Dikatakannya, warung-warung tersebut tergabung dalam paguyuban yang diberi nama Mina Bahari 45.

Banyaknya pengunjung di warung-warung tersebut membuat limbah sisa makanan terkumpul banyak.  Biasanya para pemilik warung hanya membuangnya lewat petugas pembuang sampah, limbah tersebut berdampak kurang baik bagi lingkungan. Permasalah limbah warung kuliner tersebut memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi pupuk organik.

Menurut Susanawati, proses pengabdian ini dimulai dengan dilakukannya penyuluhan tentang pentingnya menjaga lingkungan, dan potensi pemanfaatan limbah warung kuliner menjadi pupuk organik. Selanjutnya, dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair menggunakan limbah warung kuliner.

BERITA REKOMENDASI