PKM UMY Kenalkan Manajemen Obat Praktis

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 35 wali murid dan orang tua TK Al Fatah, Sedan, Sleman mengikuti penyuluhan yang diadakan oleh Program Studi Farmasi FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan yang berupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat UMY ini bertujuan mengenalkan manajemen obat praktis mulai dari lingkup keluarga.

Menurut inisiator kegiatan Dyani Primasari Sukamdi MSc kegiatan dilakukan atas kerjasama antara Program Studi Farmasi FKIK UMY dengan TK Al Fatah Sedan. Dalam kegiatan dilakukan penyuluhan manajemen obat dalam keluarga dan pengenalan metode montessori untuk anak berpendidikan usia dini.

“Penyuluhan manajemen obat dilakukan untuk membuka wawasan orang tua dalam mengendalikan obat yang ada di rumah. Bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dilakukan di rumah, dijelaskan dalam penyuluhan ini,” ujar Dyani.

Berbagai macam jenis obat yang bisa didapatkan dengan atau tanpa resep juga dijelaskan dalam penyuluhan ini. Pengenalan montessori dilakukan untuk mengenalkan orang tua teknik mendidik anak supaya mandiri dalam melakukan segala hal. Selain itu metode montessori dapat dilakukan untuk membimbing anak tentang profesi Apoteker dengan media sederhana dan metode yang tepat.

Di akhir acara, dibagikan paper craft profesi kesehatan kepada seluruh wali murid dan orang tua yang mengikuti kegiatan penyuluhan, sebagai media belajar bersama anak di rumah. Kegiatan penyuluhan dilakukan  secara online, menggunakan platform zoom, dihadiri oleh kurang lebih 35 orang peserta.

Selain itu diberikan bantuan berupa hand sanitizer dan infografis spanduk “Etika Batuk/ Pilek” dari Program Studi Farmasi FKIK UMY kepada TK Al Fatah Sedan sebagai upaya untuk membantu menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi covid-19.

“Kegiatan penyuluhan dan pemberian bantuan yang dilakukan oleh Farmasi FKIK UMY sangat bermanfaat dan tepat sasaran, karena sesuai dengan kebutuhan wali murid dan orang tua di lingkup TK Al Fatah Sedan,” kata Kepala Sekolah TK Al Fatah Sedan, Inayati Murwani Rahayu SPsi mewakili seluruh guru TK.

Ditambahkan, saat ini masih ada masyarakat yang belum mengerti jelas bagaimana menangani obat yang terdapat di rumah. Bagaimana cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuangnya. Selain itu masyarakat juga belum mengenal metode montessori yang dapat membantu mendidik anak supaya mandiri melakukan segala hal. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan kembali. (*)

 

BERITA REKOMENDASI