PKM UMY Manfaatkan Lahan Sempit untuk Kemandirian Pangan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan pendampingan melalui program ‘Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Kemandirian Pangan Melalui Budidaya dan Pengelolaan Pascapanen Sayuran. Kegiatan tersebut berlangsung di Dasa Wisma Alamanda Dusun Tangkilan, RT 7 RW 24 Sidoarom, Godean Sleman, Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Innaka Ageng Rineksane SP MP PhD dari Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian UMY. Kegiatan setidaknya diikuti 18 peserta yang merupakan anggota Dasawisma Alamanda.           “Tujuan kegiatan ini untuk menggerakkan dan memberdayakan anggota dasa wisma agar memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah,” kata Innaka.

Di awal kegiatan peserta diberi penyuluhan secara online (video) Bertanam Sayuran di Lahan Sempit.  Selanjutnya peserta juga diberi video praktik penyiapan penyemaian.  Saat pelaksanaan pelatihan atau praktek bertanam sayuran, semua peserta mendapatkan paket bertanam sayuran secara vertikal, media tanam siap pakai, benih dan bibit sayuran serta face shield.

Pengabdi menjelaskan langkah-langkah bertanam sayuran dilanjutkan praktek langsung bertanam sayuran oleh semua peserta.  Selanjutnya mendatangi rumah-rumah peserta untuk melihat dan membimbing langsung praktek bertanam sayuran oleh ibu-ibu anggota dasawisma Alamanda.

Setiap peserta antusias menyiapkan media tanam dan menanam bibit serta benih sayuran yang telah diperoleh.  Selanjutnya hasil bertanam sayuran didokumentasikan satu per satu.

 

Peserta mengaku, sangat tertarik dan terima kasih kepada tim penyuluh/pengabdi serta Fakultas Pertanian UMY atas ilmu bercocok tanam sayuran secara vertikal di lahan sempit, memberi pengetahuan dan pengalaman baru bercocok tanam, dapat peralatan menanam dan bibit sayuran gratis. Manfaat yang diperoleh dapat memanfaatkan lahan sempit semaksimal mungkin,  untuk penghijauan, menyediakan oksigen, memberi pemandangan yang bagus, memenuhi kebutuhan keluarga, menikmati hasil panen serta memberi kenyamanan bagi seisi rumah.

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini telah tercapai, yaitu anggota dasawisma Alamanda mendapatkan ilmu dan pengalaman bercocok tanam sayuran di Lahan Sempit.  Salah satu peserta bahkan langsung berkreasi dan praktek menanam menggunakan botol bekas, selain menggunakan wall planter yang telah diperoleh secara gratis dari tim pengabdi. (*)

BERITA REKOMENDASI