PKM UMY Tingkatkan Literasi Keluarga Melalui Koper Buku

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim Program Kemitraan Masyakarta (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggandenga PKK RT50/RW 12 Kampung Celeban, Tahunan, Umbulharjo Yogya untuk program peningkatan literasi keluarga. Kegiatan yang dikemas dalam ‘Koper Buku’ ini mengajak ibu-ibu untuk membiasakan membaca buku.

Ketua PKM Maryam Sorohati didampingi anggota Eko Purwanti mengungkapkan selama beberapa tahun mengikuti kegiatan PKK, ia merasa bahwa acara PKK bersifat monoton. Selain itu hanya terbatas pada arisan rutin dan pertemuan rutin biasa, sehingga pemberdayaan ibu-ibu PKK terhadap kegiatan membaca di rumah masih sangat minimalis.

Situasi seperti ini sayang kalau tidak dimanfaatkan secara lebih maksimal karena  wanita mempunyai potensi yang sangat besar dalam menggerakkan kegiatan Pendidikan keluarga, seperti misalnya memberikan pembiasaan kegiatan membaca buku bagi keluarga.

Menurut Maryam, kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kegiatan oleh pengusul dengan ketua dan anggota PKK RT 50/RW 12 Celeban, Tahunan, Umbulharjo. Dalam acara sosialisasi tersebut, para anggota dan ketua PKK RT 50/RW 12 Celeban menyambut rencana kegiatan Koper Buku dengan antusias.

“Langkah selanjutnya adalah membeli dan mengumpulkan buku-buku yang diperlukan untuk kegiatan tersebut sekaligus membeli rak buku yang digunakan sebagai tempat penyimpanan buku,” kata Maryam Sorohati.

Agar kegiatan Koper Buku berjalan dengan lancar, maka jadwal pelaksanaan Koper Buku disesuaikan dengan agenda rutin PKK RT 50/RW 12 Celeban, Tahunan, Umbulharjo. Pertemuan kelompok besar dilakukan setiap bulan dan pertemuan dengan kelompok kecil dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Agar kegiatan Koper Buku tidak berjalan secara monoton, maka kegiatan sharing buku dilakukan dengan cara mengundang seorang peserta untuk sharing buku yang telah selesai dibaca dan setelah itu mendiskusikan bersama-sama.

Kegiatan Koper Buku dimulai pada bulan Januari, dan buku-buku diletakkan di rak buku yang terletak di teras rumah Maryam Sorohiti. Karena buku diletakkan di teras rumah maka ibu-ibu dan anak-anak mempunyai akses yang mudah ketika akan meminjam buku.

BERITA REKOMENDASI