Pokdarwis Desa Karangsari Latihan Susur Sungai

WONOSOBO, KRJOGJA.com – Sekitar 20 warga Desa Karangsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mengikuti Pelatihan Susur Sungai dalam rangka Penguatan Kelembagaan Pokdarwis. Kegiatan ini diselenggarakna oleh Tim Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Program yang diinisiasi oleh Dosen Hubungan Internasional UMY Drs Bambang Wahyu Nugroho MA diikuti oleh anggota Pokdarwis Desa Karangsari, tokoh masyarakat dan Tim SAR Kecamatan Sapuran.

“Kegiatan ini diawali dengan silahturahmi dan diskusi dengan Pokdarwis untuk menemukan problematika inti yang paling penting,” kata Bambang Wahyu Nugroho, kepada KRJogja.com.

Setelah diskusi yang berlangsung pada 24 Januari, dilanjutkan dengan pelatihan susur sungai pada 1 Februari 2020.

Kepala Desa Karangsari, Edi Sucipto  menyambut baik kegiatan ini karena nyata-nyata dapat kembali menggairahkan keberadaan Pokdarwis Desa Karangsari yang sejak dibentuk tahun 2016 lalu, kemudian bisa dibilang mati duri sebab tidak ada tindak lanjut berupa program dan kegiatan mandiri. “Semoga ke depan kerja sama dengan UMY dapat dilanjutkan sampai Pokdarwis Desa Karangsari benar-benar dapat berdaya dan mandiri,” harapnya.

Sedang Afgan selaku koordinator Tim SAR Kecamatan Sapuran mengatakan senang sekali karena turut serta dalam kegiatan diskusi Pokdarwis. Mengingat Desa Wisata Karangsari berbasis wisata alam, sehingga sangat relevan dengan tugas pokok dan fungsi Tim SAR.

“Apalagi kami juga diberi kepercayaan untuk memberi pelatihan susur-sungai. Menurut saya, Sungai Jali tinggal sedikit memoles dan meningkatkan tata kelolanya sudah dapat ditawarkan secara komersial sebagai destinasi wisata air yang cukup menantang, tapi juga cukup aman,” ujarnya.

Sedang Dariyoharjo, Kepala Dusun Garungan berharap dengan pelatihan desa wisata ini saya optimis potensi-potensi wisata alam, wisata seni-budaya, dan wisata kuliner di Karangsari akan dapat dihidupkan dan dikelola semakin baik.

“PKK siap menyukseskan Sapta Pesona sebagai pilar-pilar pendukung terwujudnya Desa Wisata Karangsari,” imbuh Yuni K, aktivis PKK Desa Karangsari.

Melalui pendampingan dari prorgram pengabdian masyarakat UMY yang dikoordinir   Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY diharapkan ke depan kelembagaan Pokdarwis Desa Karangsari bisa meningkatkan diri. Yaitu dengan menyusun staffing Organisasi Pokdarwis, menyusun Anggaran dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pokdarwis, serta menata destinasi wisata andalan, terutama yang cukup strategis sebagai pengungkit, yakni wisata air susur-sungai (river tubing). (*)

 

BERITA REKOMENDASI