Prodi Informatika Unriyo Gelar PKKMB Secara Virtual

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Studi (Prodi) Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2021. Kegiatan ini digelar secara virtual dimana pelaksanaan pengambilan gambar dilakukan di ruang audio visual Prodi Informatika Kampus I Unriyo Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (21/10/2021).

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unriyo, Hamzah ST MT menyampaikan PKKMB secara daring ini dilakukan untuk kedua kalinya. Sebelumnya PKKMB mahasiswa baru tahun 2020/2021 juga dilaksanakan secara daring karena faktor pandemi.

“Biasanya kegiatan ini dilaksanakan secara langsung, namun karena pandemi maka PKKMB ini digelar secara virtual. Namun secara umum maksud dan tujuannya sama, yaitu mengenalkan para mahasiswa baru akan kampus mereka,” kata Hamzah.

Hamzah mengungkapkan sekitar 50 persen mahasiswa telah berada di Yogya siap untuk mengikuti perkuliahan. Rencananya kuliah tatap muka perdana akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober mendatang seiring telah diizinkannya kampus menggelar perkuliahan.

Namun demikian bagi para mahasiswa yang masih berada di daerah masing-masing dan belum berada di Yogya, pihak Faklutkas tetap akan memberikan kesempatan perkulihan secara daring. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tetap mendapatkan perkuliahan dan mereka tidak tertinggal materi dengan yang lainnya.

“Bagi mahasiswa yang sudah berada di Yogya maka wajib untuk mengikuti perkuliahan langsung. Bagi yang masih berada di daerah kami tetap memberikan kesempatan untuk mengikuti perkuliahan secara daring. Yang pasti perkuliahan harus terus berjalan dan tidak boleh terhenti,” jelasnya.

Ketua Prodi Informatika, I Wayan Ordiyasa SKom MT menambahkan pihak kampus telah menyiapkan segala kelengkapan guna menggalar perkulihan tatap muka. Sebelum dilaksanakan temu kuliah, terlebih dahulu akan dilakukan uji coba pelaksanaan untuk nantinya dilakukan evaluasi.

“Syarat bagi mahasiswa yang akan menjalani perkuliahan tatap muka yaitu telah menjalani vaksinasi minimal tahap pertama, membawa surat tes swab PCR dan yang tak kalah penting juga telah mendapat izin dari orangtua yang dituangkan dalam surat pernyataan. Untuk di kampus seluruh pelaksanaannya diatur sedemikian rupa sesuai protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan,” terangnya.

Wayan Ordiyasa menegaskan, kuliah tatap muka mendesak untuk segera dilaksanakan. Pasalnya dalam Prodi Informatika terdapat beberapa mata kulih dengan praktikum, dimana hal itu tak bisa dilakukan jika perkuliahan dilaksanakan secara daring.

“Dilihat dari hasilnya, para mahasiswa tahun ajaran 2020/2021 tidak optimal karena mereka sama sekali belum pernah masuk kuliah karena pandemi. Kami berharap mulai dari tahun ajaran ini perkuliahan langsung dapat dilaksanakan sehingga mahasiswa dapat menyerap ilmu di bangku kuliah dengan baik,” tegasnya.

Ia berharap status Yogya yang saat ini telah masuk Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Perkantoran (PPKM) Level 2 maka proses perkuliahan dapat kembali seperti sedia kala. Selain itu dengan status yang hampir mendekati zona hijau tersebut akan menumbuhkan kepercayaan bagi orangtua maupun mahasiswa sendiri untuk kembali masuk kampus. (Van)

BERITA REKOMENDASI