Program REWOS Bantu Anak-anak Memahami Bahasa Inggris

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UMY menggelar pelatihan REWOS (Reading and Wordsearch) sebagai alternatif untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris pada anak usia sekolah dasar. Kegiatan digelar di Masjid Salsabila, Kaliwilut, Sentolo, Kulon Progo, 21 Maret dan 4 April 2021, puncak acara dan penutupan diadakan pada tanggal 11 April 2021.

Kegiatan diperuntukan bagi anak-anak TPA (Taman Pendidikan Alquran) Masjid Salsabila usia sekolah dasar. Program ini untuk membantu anak-anak usia sekolah dasar belajar bahasa Inggris dan meningkatkan kemampuan kosa kata mereka melalui kegiatan membaca dan mencari kata.

Rangkaian dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah:

1. Analisis kebutuhan melalui observasi dan diskusi dengan pihak takmir.

2. Membuat rancangan kegiatan dan mensosialisasikan dengan pihak takmir.

3. Setelah disetujui, dengan dibantu takmir, tim pengabdian melakukan sosialisasi program kepada calon peserta dan melakukan pendataan calon peserta.

4. Hari pertama pelaksanaan: Perkenalan, melakukan pre-test kemampuan kosa kata oeserta, membacakan buku cerita berbahasa Inggris yang ditulis oleh salah satu mahasiswa PBI UMY angkatan 2020 kepada peserta, membagikan buku cerita berbahasa Inggris, membantu peserta untuk membacanya secara mandiri, serta memfasilitasi peserta memahami isi cerita.

5. Hari kedua pelaksanaan: Mengulang cerita yang sudah dibahas pada pertemuan sebelumnya, memandu peserta bermain wordsearch (mencari kata) untuk melatih kemampuan kosa kata, dan mengevaluasi pekerjaan peserta dalam permainan wordsearch.

6. Hari ketiga: Mengulang kosa kata yang peserta dapatkan di pertemuan sebelumnya, membantu peserta belajar menggunakan kosa kata pada konteks yang tepat, melakukan post-test, penutupan dan penyerahan hibah barang kepada takmir Masjid Salsabila.

7. Evaluasi kegiatan bersama takmir dan beberapa peserta yang mengikuti kegiatan.

“Saya merasa senang mengikuti kegiatan karena bisa menambah pemahaman terhadap bahasa Inggris dan untuk bekal masa depan,” ujar Alifka, salah seorang anak peserta program ini.

“Saya juga merasa sangat senang dan bersyukur karena dipercaya sebagai mitra untuk pelaksanaan program. Program bisa menambah ilmu dan pengetahuan bahasa inggris bagi anak-anak TPA baik yang usia sekolah atau yang belum sekolah di masa pandemi ini. Dengan program ini juga bisa menjadi salah satu upaya memakmurkan masjid Salsabila walaupun di masa pandemi yang penuh dengan pembatasan dan protokol kesehatan,” imbuh Pak Boimin, salah satu pengurus Masjid Salsabila.(*)

BERITA REKOMENDASI