Kerja Sama Universitas Alma Ata dengan Goshen dan Houston College, Tingkatkan Kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi

user
danar 02 Juli 2022, 09:59 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Goshen and Houston College, Indiana, USA, mengunjungi Universitas Alma Ata, pada Jumat (01/07/2022). Kunjungan ini disambut hangat oleh Rektor Universitas Alma Ata Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS., Sc.D.,Sp.GK. beserta civitas akademik kampus tersebut

"Goshen and Houston berkunjung ke Universitas Alma Ata adalah ajakan kerja sama dalam bidang Tri Darma Perguruan Tinggi. Ajakan kerja sama ini dikhususkan pada prodi keperawatan, ekonomi bisnis, dan juga layanan pelatihan bahasa Inggris," jelas Cahya Kusuma selaku ketua panitia dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kunjungan ini juga dilengkapi dengan kuliah pakar dengan topic "Maternal Capabilities For Child Health". Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Alma Ata.

Rektor Universitas Alma Ata, Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS., Sc.D.,Sp.GK. yang juga sekaligus Leader University pencegahan stunting di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, mendampingi langsung Rebecca J. Stoltzfus, Ph.D (President Goeshen College) selaku pembicara dalam kuliah pakar yang sedang berlangsung. Dalam kuliah pakar ini, President Goshen College membahas secara spesifik tentang kesiapan dan kesejahteraan seorang ibu dalam hal pencegahan stunting.

"Stunting adalah masalah multidimensional yang telah menjadi agenda besar PBB serta seluruh negara di dunia," terang Rebecca J. Stoltzfus.

Para mahasiswa yang mengikuti kegiatan kuliah pakar ini sangat antusias, ini dibuktikan dengan beberapa mahasiswa Universitas Alma Ata yang bertanya terkait stunting kepada Rebecca J. Stoltzfus, Ph.D, selaku pembicara. Adapun tujuan dari kegiatan ini ialah meningkatnya Tri Dharma Perguruan Tinggi kedua universitas.

"Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi kedua universitas dengan menjalin kerjasama dibidang penanggulangan stunting, pengembangan ekonomi dan bisnis, serta pelatihan bahasa, dalam rangka mengisi kegiatan kampus merdeka, merdeka belajar," jelas Cahya Kusuma. (*)

Kredit

Bagikan