Selesaikan Masa Studi, Program Profesi Ners UAA Lepas 68 Mahasiswanya

user
danar 18 Desember 2021, 00:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - 68 Mahasiswa Profesi Ners baru, melaksanakan sumpah pada hari Kamis (16/12/2021) setelah menyelesaikan masa studi di Program Profesi Ners Universitas Alma Ata (UAA). Pengambilan sumpah dilaksanakan secara Daring di gedung Theater UAA yang di hadiri oleh Rektor UAA, Prof.Dr.H.Hamam Hadi.,MS.,Sc.D.,Sp.,GK, para pimpinan UAA, Perwakilan Lahan tempat praktik dan Perwakilan Persatuan Perawat Nasioal Indonesia DIY (PPNI).

“Selamat Kepada Ners baru yang di sumpah hari ini. Dan perlu diingat bahwa bidang keperawatan merupakan lahan yang mudah untuk menebar kebaikan, jadi laksanakan kebaikan sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan," ujar Rektor UAA, Prof.Dr.H.Hamam Hadi.,MS.,Sc.D.,Sp.,GK.

Selain itu, Rektor UAA juga menyampaikan bahwa perawat lulusan UAA harus mampu mengembagkan karirnya tidak hanya di tingkat dalam negeri tetapi juga sampai keluar negeri. Dalam hal ini dirinya menyampaikan bahwa lulusan perawat UAA bakal disalurkan dan bekerja di rumah sakit di Jerman atas kesepakatan dan penandatanganan (MOU) dengan P3MI.

Salah satu ners baru lulusan UAA, Dewi Sukarini.,S.,Kep.,Ns menyampaikan rasa syukurnya kepada keluarga dan almamater. Karena dengan dukungan yang kuat dari keluarga dan para dosen, dirinya bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Perjuangan kami panjang sekali, sudah sampai ketahap ini, itu sangat saya syukuri dan membuat terharu. Semoga gelar yang saya dapat bermanfaat bagi orang banyak dan menjadi perawat yang baik," ungkapnya.

Saat ini pemerintah melalui Kemnaker dan BP2MI sedang mengoptimalkan program pengiriman tenaga profesional perawat ke Jerman melalui skema Private to private (P to P). Dalam skema ini, hanya ada 2 Perguruan Tinggi di Indonesia yang dipercaya oleh pemerintah untuk melaksanakan program P to P, dan Universitas Alma Ata adalah satu diantara dua universitas pilihan terebut. Tidak hanya bagi lulusan UAA saja, program tersebut juga terbuka bagi seluruh perawat di Indonesia yang berminat untuk bersaing di pasar kerja internasional. Universitas Ata Ata akan menfasilitasi para lulusan perawat se Indonesia untuk menjalani pendidikan, pelatihan bahasa Jerman, dan pelatihan softskill lainnya guna bersaing di pasar kerja internasional tanpa dipungut biaya. (*)

Credits

Bagikan