Orang Tua Memiliki Peranan yang Penting dalam Pendidikan Karakter di Tengah Pandemi Covid 19

user
danar 29 Oktober 2021, 17:31 WIB
untitled

JAKARTA, KRJOGJA.com - Orang tua memiliki peranan yang penting dalam pendidikan karakter,di tengah Pandemi Covid 19 ini. Demikian diungkapkan Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek Hendarman dalam konferensi pers Ibu Pertiwi yang digelar Mentari Group di Jakarta, Jumat (29/10/2021).

"Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada pendidikan dari aspek akademik saja. Tetapi juga membuat pendidikan karakter semakin penuh tantangan," ujar Hendarman.

Beberapa keluhan dari orangtua ditemukan susah mendidik anak berkarakter di tengah pandemi ini, terutama berlangsungnya pembelajaran dari rumah saat pandemi ini. Pendidikan karakter itu membutuhkan sebuah ekosistem. Yaitu ekosistem sekolah, keluarga atau orang tua, dan masyarakat. Jadi orang tua atau keluarga memiliki peran yang penting dalam pendidikan atau penguatan karakter.

"Kemendikbudristek menyebut pendidikan karakter tak hanya di sekolah, bahkan menurut saya orang tua memiliki peranan yang penting dalam pendidikan karakter. Orang tua adalah tempat pendidikan karakter yang utama dan pertama. Sebelum anak itu masuk ke sekolah," jelasnya. Untuk itu dia mengingatkan orang tua, sekolah, dan masyarakat atau lingkungan harus bersama-sama menjalankan fungsinya sebagai ekosistem pendidikan karakter anak.

Hendarman mengakui mendidik anak-anak usia dini, khususnya jenjang SD, cukup sulit. Ini banyak dikeluhkan orang tua, ketika mendampingi anak-anaknya belajar di rumah selama pandemi. Tetapi baginya ini butuh proses. Orang tua tetap tidak boleh menyerah untuk mendidik karakter anak-anaknya.

Selama ini banyak yang menganggap pendidikan karakter anak dipasrahkan ke sekolah. Padahal tidak demikian. Hendarman mengatakan di sekolah anak-anak mendapatkan pendidikan karakter dari guru. Sedangkan di rumah, mereka mendapatkan pendidikan karakter dari orang tua.

"Oleh karena itu antara orang tua dengan guru harus klop. Harus ada hubungan batin antara keduanya," katanya. Sehingga pendidikan karakter anak bisa berjalan dengan baik.

Sering munculnya persoalan terkait karakter anak-anak. Tetapi itu sifatnya hanya kasuistik dan tidak bisa digeneralisasi. Perkembangan teknologi saat ini begitu cepat. Anak-anak semakin dekat dengan teknologi atau gadget. Dalam kondisi ini, orang tua maupun guru tetap harus lebih dekat kepada anak-anaknya.

Mentari Group melalui salah satu unit layanannya, Asta Ilmu Publishing, mendukung pemerintah dengan meluncurkan program pembangunan karakter bangsa, yaitu buku Ibu Pertiwi.

“Ibu Pertiwi merupakan bentuk kosistensi Mentari Group sebagai kontributor aktif dalam membangun SDM Indonesia yang unggul. SDM unggul terdiri dari dua pilar, yaitu karakter baik dan kompetensi tinggi. Karakter baik yang akan dibangun melalui Ibu Pertiwi adalah karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila,” tegas Anna Rimba Phoa Pimpinan Program Ibu Pertiwi.

“Dengan demikian, pelajar bukan semata-mata menghafal butir Pancasila, melainkan benar-benar memahami dan mengaplikasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Natalina.(Ati)

Credits

Bagikan