Siswa Difabel MAN 2 Sleman Raih Prestasi Internasional

user
danar 25 Oktober 2021, 22:30 WIB
untitled

SLEMAN, KRJOGJA.com - Difabel netra Madrasah Negeri Negeri (MAN) 2 Sleman menorehkan prestasi internasional di bidang karya ilmiah. Kali ini, kolaborasi riset dan inklusi MAN 2 Sleman meraih juara 3 dalam kompetisi International Avicenna Youth Science Fair (IAYSF) Teheran Iran 2021.

Para siswa yang berhasil menjadi juara adalah Nur Eko Saputra, Farah Mujahidah, Setyaningrum, Ikhwan Khanafi, Imam Mustofa yang merupakan siswa difabel netra. Sedangkan Fani Mega Rahmawati, siswa awas sebagai pendamping dalam kompetisi ini berhasil meraih medali perunggu dengan judul penelitian 'Self-Concept Development Of Adolescents With Blind Disabilities (Case Study of MAN 2 Sleman)'.

Kompetisi diselenggarakan sejak September 2021. Diawali dengan pengumpulan proposal penelitian dan bagi yang lolos melaju final pada 7-9 Oktober 2021. Tim Riset MAN 2 Sleman berhasil lolos tahap satu dan melakukan presentasi penelitian di depan juri pada Jum’at (8/10/2021) melalui Google Meet dengan didampingi Suratini SPd selaku pembimbing Inklusi selama presentasi berlangsung.

Dengan durasi 20 menit, siswa difabel netra MAN 2 Sleman mempresentasikan penelitian dengan sangat menarik menggunakan bahasa Inggris. Mereka mampu menjawab pertanyaan dari juri secara bergantian.

Pengumuman pemenang pada kompetisi ini diumumkan melalui zoom meeting pada Sabtu (23/10/2021) lalu dan melalui web IAYSF pada Minggu (24/10/2021) dan disebarkan oleh pembimbing riset melalui whatssapp grup kedinasan MAN 2 Sleman.

Pembimbing Riset MAN 2 Sleman, Drs Arif Makruf MA MSi mengatakan, siswa difabel netra telah menorehkan banyak prestasi dalam bidang riset, baik nasional maupun internasional. “Ini adalah kali ketiga difabel netra MAN 2 Sleman meraih juara, pertama pada kompetisi Internasional Science and Invention Fair (ISIF), kedua pada kompetisi Madrasah Young Researcher Super Camp (MYRES) dan ketiga pada kompetisi IAYSF

"Semoga ke depan akan terus mengharumkan nama madrasah," kata Arif.

Kepala MAN 2 Sleman Drs Muhammad Wahdan Zani memberikan apresiasi dan selamat kepada siswa difabel netra juga pendamping riset madrasah. “Saya sangat mengapresiasi atas torehan prestasi yang luar biasa ini, sebagai madrasah riset dan inklusi, kita mampu membuktikan kepada publik bahwa difabel netra kita mampu mengharumkan nama madrasah di kancah Internasional," ujarnya. (Cdr)

Credits

Bagikan