96 Lulusan Stikes Wira Husada Yogya Diwisuda

user
danar 19 Oktober 2021, 23:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Wira Husada Yogyakarta mengadakan acara wisuda Diploma, Sarjana dan Angkat Sumpah, Tahun Ajaran 2020/2021 di Ballroom Hotel Sahid Jaya Yogyakata, Selasa (19/10/2021). Sebanyak 96 lulusan diwisuda dan diambil sumpah, terdiri 35 orang sarjana dari Prodi Keperawatan (S1) dan Ners, 32 orang sarjana dari Prodi Kesehatan Masyarakat (S1) dan 29 orang sarjana dari Prodi Keperawatan (D3).

Wisudawan/wisudawati terbaik tahun ini yaitu, Fatna Regina Affi dari Prodi Keperawatan (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87, Arnedya Nimas Kharisma dari Prodi Kesehatan Masyarakat (S1) IPK 3,98 dan Intan Suryaning Partiwi dari Prodi Keperawatan (D3) dengan IPK 3,72.

Ketua Stikes Wira Husada Yogyakarta Dr Dra Ning Rintiswati MKes mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. Ia pun berpesan kepada para lulusan agar terus tingkatkan motivasi dan percaya diri untuk selalu belajar dan belajar, terutama kemampuan berbahasa Inggris, sebagai alat komunikasi utama di dunia internasinal, supaya mampu bersaing dan berkompetisi dengan tenaga-tenaga kesehatan dari luar Indonesia yang akan masuk bekerja di Indonesia.

"Gunakan strategi 4G LTE yaitu Great minds, Great ideas, Great heart, Great works that will Lead To Excellece," katanya. Menurut Ning, lulusan yang sudah diambil sumpah, masih harus menempuh ujian kompetensi. Kalau lulus, mereka masing-masing dinyatakan kompeten atau cakap melaksanakan tugas sebagai tenaga kesehatan masyarakat, tenaga keperawatan dan ners. Mereka secara legal boleh praktik setelah mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR).

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Dinas Kesehatan DIY M Agus Priyanto SKM MKes yang membacakan sambutan Kepala Dinas Kesehatan DIY mengatakan, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam pendangan Covid-19 di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit. Selain itu, tenaga kesehatan juga merupakan seorang edukator yang mendidik pasien beserta keluarganya terkait berbagai hal tentang covid, agar terbentuk 'sense of crisis, sehingga masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya dengan hidup lebih sehat. (Dev)

Credits

Bagikan