Para Guru Berharap Ada Sosialisasi dari Dinas Kesehatan Terkait Vaksinasi

user
danar 28 Februari 2021, 10:50 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Adanya program vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan disambut antusias oleh sejumlah kalangan.

Meski guru dan kepala sekolah menyambut positif dan berharap agar program tersebut bisa segera dilaksanakan. Mengingat pemerintah dalam hal ini Kemendikbud, berencana memulai pembelajaran tatap muka pada Juli mendatang. Meskipun begitu, karena pemahaman tentang program vaksinasi masih sepotong-sepotong, mereka berharap ada sosialisasi secara virtual dari dinas kesehatan.

"Kami menyambut baik adanya program vaksinasi yang saat ini digencarkan oleh pemerintah. Namun karena pemahaman kami tentang program vaksinasi yang masih sepotong-sepotong, Dinas Kesehatan bisa melakukan sosialisasi secara virtual. Karena kami belum paham mekanisme pelaksanaan vaksinasi secara detail," kata Kepala SMP Gotong Royong, Amelita BR Tarigan di Yogya, Sabtu (27/2/2021).

Amelita mengungkapkan, sebetulnya untuk persiapan dan pendataan vaksinasi sudah dilakukan sejak Januari. Namun karena pemahaman guru yang cukup beragam beberapa di antara mereka ada yang masih bingung. Terutama soal riwayat penyakit. Oleh karena itu dengan adannya sosialisasi diharapkan, mereka bisa tenang dan lebih mantap saat mengikuti proses vaksinasi.

Komentar senada diungkapkan oleh Kepala SMAN 9 Yogya Drs Jumadi MSi. Menurutnya, sebagai pelaksana di lapangan dirinya menyambut baik adanya program vaksinasi yang diperuntukkan bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Bahkan dirinya berharap sebelum pembelajaran tatap muka dimulai, vaksinasi buat pendidik dan tenaga kependidikan bisa dilaksanakan sehingga saat pembelajaran tatap muka diterapkan, guru bisa merasa nyaman dan memberikan layanan terbaik bagi siswa.

"Program vaksinasi ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang dijadwalkan pada Juli mendatang. Mudah-mudahan pelaksanaannya bisa lancar dan tepat waktu sehingga saat pembelajaran tatap muka semua guru sudah mendapatkan vaksinasi," ungkapnya.(Ria)

Kredit

Bagikan