Kartu Jogja Berprestasi Tekan Putus Sekolah

user
danar 18 Juli 2020, 07:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemkot Yogya menggulirkan inovasi berupa Kartu Jogja Berprestasi (KJB). Kartu yang berfungsi sebagai identitas siswa sekaligus alat transaksi itu merupakan hasil kerja sama dengan Bank BPD DIY. Diharapkan wajib belajar 12 tahun bisa dituntaskan serta menekan angka putus sekolah.

"Kartu ini sebagai sarana untuk menyalurkan jaminan pendidikan daerah. Berfungsi sebagai kartu identitas siswa sekaligus alat transaksi belanja keperluan pendidikan," jelas Sekda Kota Yogya Aman Yuriadijaya, Jumat (17/7/2020).

Total ada 11.950 siswa yang akan memperoleh KJB. Seluruhnya merupakan warga Kota Yogya usia sekolah yang masuk dalam daftar Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS), mulai dari jenjang TK hingga SMA sederajat. Bantuan langsung masuk ke rekening anak di Bank BPD DIY.

Aman menambahkan, bagi siswa di sekolah negeri maka bantuan dalam KJB diperuntukkan bagi kebutuhan personal siswa. Di antaranya membeli alat tulis, buku maupun seragam. Sedangkan siswa yang bersekolah di lembaga swasta, di samping untuk kebutuhan personal juga untuk operasional sekolah karena nilai bantuan lebih besar.

"Siswa dapat menggunakan bantuan tersebut secara non tunai dan membeli peralatan ke merchant atau toko yang telah ditunjuk," imbuhnya.

Total bantuan yang diterima tiap siswa selama satu tahun untuk jenjang TK negeri besarannya Rp 400.000 dan swasta Rp 850.000. Jenjang SD negeri Rp 400.000 dan swasta Rp 1.400.000. Jenjang SMP negeri Rp 500.000 dan swasta Rp 2.000.000. Jenjang SMA negeri Rp 1.250.000 dan swasta Rp 2.250.000, serta SMK swasta Rp 2.375.000. Distribusi bantuan dibagi dua kali yakni tiap semester.

Selain itu, lanjutnya, dengan menggunakan KJB ini juga telah membantu pemerintah dalam menekan penyebaran covid-19. "Karena dengan transaksi secara digital para penerima bantuan sama sekali tidak bersentuhan dengan uang tunai yang disinyalir uang juga bisa sebagai media penularan covid-19," ungkapnya.

Sementara Direktur Pemasaran Bank BPD DIY R Agus Trimurjanto, mengungkapkan program ini merupakan yang pertama kali di DIY. Pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan 10 merchant yang ada di Kota Yogya dan kabupaten lain. Penyaluran bantuan dengan sistem debit pun akan semakin tepat sasaran dan efisien.(Dhi)

Credits

Bagikan