Kemampuan Komunikasi Tentukan Kesuksesan Dokter

user
tomi 14 November 2017, 17:27 WIB
untitled

SEMARANG, KRJOGJA.com - Kehidupan dan pekerjaan apapun tidak bisa lepas dari pentingnnya komunikasi, termasuk di kalangan medis atau kedokteran. Kemampuan soft skill berkomunikasi yang baik dan efektif sangat menentukan pekerjaan seorang dokter.

Bahkan terkadang komunikasi menjadi sangat penting, di atas kemampuan intelektual seorang dokter. Dari penelitian di Amerika beberapa tahun lalu, di antara 20 kemampuan softskill dan hardskill yang menentukan keberhasilan pekerjaan, ternyata kemampuan komunikasi menempati urutan teratas sedangkan Indeks Prestasi (IP) menempati urutan ke 17.

Hal tersebut terungkap pada seminar dan kuliah umum tentang Komunikasi Interpersonal yang Efektif, Efisisen dan Memadai  yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (FK Unimus) di kampus Singosari kompleks RS Roemani Semarang, Selasa (14/11).

Tampil sebagai nara sumber Prof DYP Sugiharto MPd Kons (pakar psikologi Unnes yang juga Koordinator Kopertis VI Jateng), Dekan FK Unimus Prof Dr dr Rifki Muslim SpB SpU(K), Kim Maria Christina Rooijackers MSC dan Erik Hans Schuurman (keduanya dari Eroasian Forum Occupational Health Netherland Belnda yang juga owner RoSch Tarining/Trainer Program Effective Communication for Doctor-Patient, Belanda) dan Moh Yusuf PhD (Direktur Eksekutif International Relationship Officer/IRO Unimus).

“Komunikasi efektif sangat penting bagi dokter, 70% diagnose penyakit bisa diketahui lewat komunikasi efektif sedangkan 30 persen lainnya dari bantuan foto, lab, USG dan alat lain," kata Prof Dr Rifki Muslim SpB SpU(K). (sgi)

Kredit

Bagikan