Unnes Tambah Guru Besar Bahasa Inggris

user
tomi 06 Oktober 2016, 20:22 WIB
untitled

SEMARANG (KRjogja.com) - Dosen Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Januarius Mujiyanto dikukuhkan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum sebagai guru besar (Profesor) bidang ilmu Linguistik Terapan di kampus Sekaran, Gunungpati.

 

Dalam pidato pengukuhan tentang penerjemahan "Foreignisasi: Strategi Alternatif Dalam Penerjemahan untuk Pemertahanan Identias Budaya", Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S-2 dan S- 3 Unnes ini menyatakan dalam menjalankan kinerjanya, penerjemah acap menemui banyak kendala, terutama soal bahasa sumber dan bahasa sasaran.

Prof Januarius akhirnya menawarkan jalan tengah melalui foreignisasi. Berbeda dengan domestikasi, foreignisasi sengaja melanggar konvensi bahasa dan budaya sasaran dengan cara mempertahankan sebagian keasingan teks sumber. Pembaca diajak menelusuri bahasa dan budaya sumber untuk membuatnya merasakan perbedaannya dengan bahasa dan budaya sasaran. Akibatnya, pembaca teks terjemahan didorong untuk memahami sebanyak mungkin unsur teks asing dalam bahasa sasaran.

 

Penulis buku Strategi Dalam Praktek Penerjemahan (2013) menjelaskan foreignisasi dipilih dengan alasan, antara lain penerjemahan berdasar anggapan bahwa bahasa sumber lebih unggul daripada bahasa sasaran, penerjemahan mendorong pembaca agar kembali ke bahasa sumber, dan penerjemahan membantu pembaca bahasa sasaran agar menjadi setara dengan pembaca bahasa sumber.

Prof Yan (panggilan akrab Prof Januarius) lantas menganalogikan kerja penerjemahan sebagai sebuah permainan sepak bola dengan pola pertahanan dengan menyerang (total football).  Jika konsep ini diterapkan dalam praktik penerjemahan, pemertahanan budaya dilakukan dengan mengeksplorasi budaya sumber, membawa pulang, dan mendudukkannya berdampingan dengan budaya yang hidup di tengah masyarakat pengguna bahasa sasaran. Kemenangan diperoleh jika fitur bahasa dan budaya asing dapat berdampingan dengan fitur dan budaya bahasa terjemahan tanpa menimbulkan konflik. (Sgi)

Kredit

Bagikan