Soal Matematika Harus Variatif dan Aplikatif

user
agus 14 Juli 2016, 15:39 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Soal-soal ujian matematika yang selama ini diberikan kepada para siswa kelas IX SMP ternyata tidak berhasil membuat siswa berpikir kritis. Kebanyakan soal-soal matematika tersebut hanya repetisi (ulangan), sehingga mudah sekali dijawab siswa tanpa perlu berpikir mendalam.

"Sebagai alat ukur prestasi belajar siswa, soal-soal matematika yang diberikan sangat memprihatinkan dan meragukan," terang Dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Titik Kristiyani saat mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor di Auditorium Fakultas Psikologi UGM, Kamis (14/7/2016). Disertasi Titik berjudul 'Dari Trilogi ke Ekalogi: Dinamika Sumbangan Motivasi Belajar, Metakognisi dan Strategi Kognitif bagi Prestasi Matematika Siswa Kelas IX SMP'.

Menurut Titik, agar mampu mengungkap pemahamam mendalam siswa, hendaklah pihak sekolah membuat soal-soal ujian baru yang menuntut siswa berpikir lebih kritis. Caranya dengan menyediakan lebih banyak soal-soal yang bersifat aplikatif, menuntut analisis dan mengevaluasi sesuatu. "Agar siswa berpikir kritis, sekolah harus menyediakan jenis evaluasi yang lebih bervariasi," ujarnya.

Sedangkan terkait, banyaknya siswa yang mengikuti les atau bimbingan belajar yang terbukti mengalahkan peran sekolah sebagai agen pencetak pembelajar aktif, Titik menyarankan guru dan kepala sekolah melakukan refleksi dan peningkatan fungsi pendidikan. Guru perlu mendapat pelatihan cara memotivasi belajar, meningkatkan metakognisi serta melatih penggunaan strategi kognitif siswa. "Langkah ini perlu dilakukan sesering mungkin sehingga terinternalisasi dalam diri siswa dan menjadi kebiasaan dalam belajar," pungkasnya. (R-2)

Kredit

Bagikan