BSI Bekali Anak-anak dari Kejahatan Seksual

user
agung 17 Juni 2016, 19:04 WIB
untitled

YOGYA (KRjogja.com) - Bina Sarana Informatika (BSI) Yogyakarta bersama Polda DIY membekali anak-anak panti asuhan agar waspada terhadap kejahatan seksual. Apalagi dengan tidak adanya pengawasan dari orangtua, kemungkinan terjadinya kejahatan tersebut bisa saja terjadi.

Pembekalan tersebut berupa materi dari Kompol M Retnowati selaku Kepala Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Ditreskrimum Polda DIY. "Anak-anak harus mulai peka untuk menolak ketika ada orang lawan jenisnya mencium, meraba-raba kemaluan atau buah dada. Ini bukan masalah tabu atau tidak tabu, tapi anak-anak harus tahu," kata Kompol Retnowati di depan seratusan anak panti asuhan yang hadir di Kampus BSI Yogyakarta, Ring Road Barat, Jumat (17/06/2016).

Menurut Retnowati, dari kasus yang ia tangani dan korban-korban pencabulan maupun kekerasan seksual banyak korbannya yang masih anak-anak. Hal itu salah satunya karena pelaku dipengaruhi minuman keras atau karena terpengaruh film porno. Sehingga anak-anak harus waspada dengan kejahatan seksual yang kemungkinan bisa terjadi.

Kepala BSI Yogyakarta, Purworejo dan Solo Diah Pradiatiningtyas SE MSc mengatakan tema tentang perlindungan anak diambil karena saat ini tengah marah kejahatan seksual pada anak-anak. Harapannya anak-anak panti asuhan bisa menjaga diri dari ancaman kejahatan semacam itu. Selain penyuluhan, acara diisi dengan lomba, santunan anak yatim dari BSI, drama serta diakhiri dengan buka bersama.

Kredit

Bagikan