Berkat Air, Dosen UNS jadi Guru Besar

user
tomi 18 November 2019, 03:13 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA com - Ketika ada lingkungan di suatu daerah menghadap masalah air, nama Dr Pranoto sering menjadi tumpuan untuk mencarikan solusi. Staf pengajar Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini memang menguasai bidang itu.

Ketekunan dalam mempelajari sumber daya air kini telah menghantarkan dirinya sebagai guru besar.


Pakar bidang kimia lingkungan air lebih akrab dipanggil profesor air. Ia tidak canggung turun ke selokan untuk mengambil air sebagai sempel peneltian. Tidak hanya itu, Dr Pranoto juga siap meminum air kali. Tentu dengan menggunakan perangkat ciptaannya yang mampu menjadikan air kali siap minum. Alat itu menyerupai sedotan yang diberi nama Prans Water Filter (PWF) generasi ke 4.


Perangkat kecil itu sering disebuat sedotan ajaib. Sebelumnya, Dr  Pranoto telah meluncurkan tiga PWF dengan volume yang berbeda. Prinsipnya sebagai pembersih air dari bakteri e coli, zat pengawet maupun B3. Bahlan alkohol 100 persen pun bisa berubah menjadi nol. Untuk memproses air menjadi bersih dan siap minum ia mengandalkan lempung alovan.


Lempung ajaib diperoleh dari pegunungan vulkanik yang sudah tidak aktif seperti Papandayan Jawa Barat, Arjuna dan Wilis Jawa Timur. Risetnya membuktikan manfaat adsorben alovan vulkanik dalam menyerap logam berat sehingga menjadi materi sangat efektif dan relatif murah sebagai pengolah air.


Temuan di ataa menarik perhatian kalangan industri maupun pekerja lapangan serta anggota TNI yang bertugas di perbatasan. Karena dengan membawa PWF 4 bisa meminum air di mana saja. Dr Pranoto adalah satu dari tiga guru besar yang dikukuhkan rektor Prof Dr Jamal Wiwoho, Senin (18/11). Dua lainnya Prof Dr Munawir Yusuf MPsi dan Prof Dr Eng Syamsul Hadi ST, MT.-(Qom)

Credits

Bagikan