Dongkrak Pemasaran Produk Olahan Coklat, Mahasiswa AKPRIND Dampingi Warga Salam Krajan

user
jono 29 Agustus 2022, 21:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Sebanyak 15 mahasiswa yang tergabung dalam Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaaan (PPK Ormawa), Himpunan Mahasiswa Statistika (HIMASTA), Fakultas Sains Terapan, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, meraih hibah pendanaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022.

Kegiatan ini dikemas dengan judul Program Sociopreneur Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dusun Salam Krajan, Desa Wukirsari, Melalui Optimalisasi Proses Produksi dan Pemasaran Buah Kakao.

Ketua Jurusan Statistika Drs Yudi Setyawan MS MSc menyebutkan, kegiatan ini merupakan salah satu proram untuk membangun desa melalui penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam hal kepemimpinan, kerja sama tim, kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, kreatif, penyelesaian masalah, komunikasi, kolaborasi, dan berliterasi teknologi informasi.

"Dan yang paling penting lagi sebagai media mahasiswa untuk mengabdikan diri dalam membantu kesejahteraan masyarakat," kata Yudi Setyawan, Senin (29/8/2022).

Dijelaskan, salah satu program yang telah dilaksanakan yakni memberikan pendampingan peningkatan kualitas produk SAKA Granola. SAKA Granola merupakan salah satu produk unggulan Dusun Salam Krajan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, berupa camilan cokelat yang diproduksi oleh ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT).

Bentuk-bentuk pendampingan di antaranya memberikan pelatihan variasi produk baru, perbaikan kemasan, pembuatan media sosial dan website, hingga melakukan riset pasar.

Sosialisasi program bersama mitra dilaksanakan Kamis (4/8/2022) dihadiri Lurah Wukirsari, Kepala Dusun Salam Krajan, Ketua RT/RW, dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT). Kemudian pelatihan variasi produk baru dilaksanakan Sabtu (13/8/2022), dengan peserta KWT Dusun Salam Krajan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Griya Cokelat Nglanggeran, Gunungkidul.

Ketua Tim PPK Ormawa Virgillius Daton menyatakan, pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan bagi pelaku SAKA Granola terkait proses pengolahan biji kako yang baik dan benar, hingga cara memasaknya supaya menjadi camilan kuliner yang diminati banyak konsumen. "Selanjutnya ibu-ibu KWT dapat mempraktikkan hasil pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas produk SAKA Granola," ujarnya. (San)

Credits

Bagikan