Buka 6 Prodi Favorit, UCMI Jawab Kebutuhan Era Digital

user
danar 17 Agustus 2022, 07:30 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Hadirnya Universitas Cendekia Mitra Indonesia (UCMI) diharapkan dapat menjawab tantangan global dan dapat mendorong perluasan akses pendidikan yang merata dan terjangkau bagi semua kalangan. Apalagi proogran studi yang dibuka, semuanya prodi favorit yang sangat dibutuhkan saat ini.

"Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V (LLDiktiV) akan terus mengawal dan mendampingi, dengan laporan rutin setiap semester, serta siap memfasilitasi agar status UCMI bisa terus meningkat mencapai unggul," ucap Kepala LLDiktiV Prof drh Aris Junaidi PhD usai penyerahan Salinan Keputusan Mendikbudristek No 570/E/O/2022 tanggal 4 Agustus 2022, Selasa (16/8/2022) di Gedung Aula Universitas Cendekia Mitra Indonesia Jalan Ngeksigondo 60 Yogyakarta.

SK Mendikbudristek tentang Izin Penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi "Mitra Indonesia" dan Sekolah Tinggi Psikologi Yogyakarta menjadi Universitas Cendekia Mitra Indonesia ini diterima Ketua Yayasan Cendekia Mitra Indonesia Agus Paryanto SE MM. Juga dihadiri Pembina YCMI Subiyantoro, Dr Koesharijadi, Kepala Bagian Umum LLDIKTI5 Taufiqurrahman SE, Ketua APTISI Wilayah V DIY Prof Fathul Wahid ST MSc PhD, ,Ketua BPC HIPMI Kota Yogyakarta, Muspika, dosen dan tamu undangan internal.

"UCMI menyelenggarakan 6 (enam) program studi yaitu Manajemen Program Magister, Manajemen Program Sarjana, Psikologi Program Sarjana, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana dan Informatika Program Sarjana selaras dengan isu prioritas dari Mendikbudristek yaitu pendidikan universal yang berkualitas, teknologi digital dalam pendidikan, solidaritas dan kemitraan, serta dunia kerja pasca Covid-19," ungkap Agus Paryanto

Ditegaskan UCMI akan mendorong reorientasi terhadap kebiasaan baru di dunia akademik. "Bahwa dunia digital, dunia online, sistem informasi dan teknologi yang bersifat terobosan di era Revolusi Industri 4.0 ini sudah merupakan realitas baru dan ini sekaligus juga sebagai jawaban dalam tantangan global yang sesuai dengan roadmap," tegasnya. (Vin)

Credits

Bagikan