DWP UIN Suka Gelar IVA dan Sadanis

user
danar 11 Agustus 2022, 21:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga menyelenggarakan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis), di University Hotel (Hotel UIN) Sambilegi, Rabu (10/8/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI yang dilaksanakan seluruh DWP di bawah Kementerian Agama RI, baik DWP wilayah provinsi, kabupaten/kota maupun DWP Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

"Berangkat dari Data Global Cancer Statistics atau Globocan menyebutkan bahwa kanker payudara dan kanker leher rahim (Serviks) masih menjadi angka kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia. Prevalensi yang dilaporkan adalah 17 kematian per 100.000 penduduk untuk kanker payudara dan 13.9 kematian untuk Serviks," kata Ketua Darma Wanita Persatuan UIN Sunan Kalijaga Dr Ro'fah.

Menurutnya, hal tersebut yang kemudian mendorong DWP Kementerian Agama RI untuk menyelenggarakan kegiatan nasional deteksi dini terhadap dua jenis kanker tersebut melalui tes IVA dan Sadanis.

Test juga dilakukan serentak seluruh DWP Kementerian Agama di wilayah provinsi DIY yang terdiri dari DWP Kementerian Agama Kanwil DIY, DWP Kementerian Agama Kota Yogyakarta, DWP Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo.

Hingga saat ini, ada 265 peserta yang tercatat mendaftar menjadi peserta kegiatan ini se-DIY. Dari jumlah tersebut, 75 peserta berasal dari UIN Sunan Kalijaga dan DWP Kemenag Kabupaten Sleman yang terdiri anggota DWP, dosen di lingkungan UIN Sunan Kalijaga serta masyarakat luas.

Ditambahkan Ro'fah, saat rapat persiapan disampaikan Dinas Kesehatan DIY bahwa untuk wilayah DIY angka harapan pencapaian deteksi kanker servik dan kanker payudara mencapai 80 persen dari target populasi. Namun realitanya saat ini angka pencapaian baru sekitar 7-8 persen. Dinas Kesehatan juga melaporkan bahwa saat ini sudah ada 121 Puskesmas di DIY yang memberikan pelayanan tes IVA, namun tingkat partisipasi masih cukup rendah.

"Untuk itu program DWP Kementerian Agama ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan meningkatkan persentase pencapaian," sebutnya. (Feb)

Credits

Bagikan