Mahasiswa Kurang Mampu Terbantu dengan KIP Kuliah

user
danar 15 Juli 2022, 18:50 WIB
untitled

SOLO, KRJOGJA.com - Berlatar belakang sebagai anak yatim dengan kondisi ekonomi keluarga kurang mampu, Ferdiansyah Adrianto sempat merasa bahwa cita-citanya untuk melanjutkan kuliah di universitas ternama sulit diraih. Namun, putra kelahiran Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat ini tak hanya pasrah.

Berbekal dengan pengetahuannya tentang KIP Kuliah, ia mulai membangun asa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Ferdi mulai mencari informasi tentang KIP Kuliah melalui internet dan mulai mengumpulkan syarat-syaratnya.

Siswa berprestasi SMA Negeri 1 Sumbawa Besar ini pun optimis mendapatkan KIP Kuliah dengan bekal prestasi dari lomba-lomba yang diikuti selama ini. “Salah satu persyaratannya adalah melampirkan beberapa prestasi selama di SMA, dan kebetulan saya juga memiliki beberapa prestasi seperti juara dua tingkat regional lomba vlog,” ujar Ferdi dilansir dari laman Kemendikbud Ristek, Jumat (15/7/2022).

Ferdi tidak berusaha sendirian, guru dan pihak sekolah di tempat Ferdi mengemban ilmu juga terus membantu mewujudkan impian Ferdi bisa berkuliah tanpa biaya. Dengan perjuangannya mengumpulkan berkas-berkas persyaratan dan mengikuti prosedur lainnya, akhirnya Ferdi berhasil mendapatkan beasiswa afirmasi KIP Kuliah di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah. “Dengan adanya KIP kuliah, saya merasa sangat terbantu dan bermanfaat sekali dalam hal pembiayaan kuliah maupun biaya hidup sebagai anak rantau,” jelas Ferdi.

Ferdi bercerita kalau ia amat berterima kasih kepada guru, pihak sekolah, dan pemerintah atas bantuan yang telah diterimanya, sehingga ia bisa melanjutkan pendidikan tinggi.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Kemendikbud Ristek atas beasiswa ini, semoga nantinya akan lebih banyak lagi teman-teman yang tidak mampu seperti saya bisa berkesempatan mendapatkan KIP Kuliah,” harap Ferdi.

Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang diperolehnya, mahasiswa jurusan Psikologi ini terus belajar agar ia bisa lulus tepat waktu dengan nilai yang baik dan mewujudkan impiannya untuk bekerja pada divisi yang mengelola sumber daya manusia (SDM) di perusahaan ternama.

Ferdi juga mengajak adik-adik yang ingin mendapatkan KIP Kuliah agar mempersiapkan diri dari sekarang. “Adik-adik bisa menggali informasi KIP Kuliah melalui internet atau orang sekitar yang kompeten dan berpengalaman. Jangan malu bertanya kepada mereka,” kata Ferdi.

Cerita serupa juga disampaikan Daniella Stefany, mahasiswa Jurusan Teknik Industri Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Berawal dari informasi yang diberikan guru di sekolahnya, Nella bisa mendapatkan KIP Kuliah. “KIP Kuliah ini sangat membantu sekali, sehingga orang tua kami yang kurang mampu secara finansial tidak terbebani dengan biaya selama saya kuliah,” ujar siswi alumni SMA Negeri 8 Malinau, Kalimantan Utara.

Lebih lanjut dikatakan Nella, bantuan KIP Kuliah ia gunakan untuk kebutuhan kuliah dan hidupnya sebagai anak rantau. “Saya sangat senang bisa kuliah di tempat yang saya inginkan dengan bantuan KIP Kuliah. Kesempatan ini akan saya gunakan supaya bisa meraih cita-cita saya dan bekerja membangun tempat kelahiran saya,” ujar Nella.

Berbagi praktik baik, Nella juga mengajak adik-adik yang masih duduk di bangku SMA/SMK agar optimis bisa meraih kesempatan yang sama. “Ayo kumpulkan prestasi sebanyak mungkin dari sekarang, jangan malu untuk ikut lomba apapun baik dari akademik maupun non-akademik karena bisa membawa kita untuk lebih mudah mendapatkan KIP Kuliah,” tutur Nella. (Ati)

Kredit

Bagikan