Beasiswa adalah Salah Satu Bentuk Alat untuk Membentuk Karakter Penerimanya

user
Danar W 25 September 2022, 22:50 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Menutup rangkaian acara Beasiswa Cakrawala yang digagas oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), ke-78 penerima beasiswa serta orang tua berkumpul dalam perayaan Closing Ceremony di Century Park Hotel Senayan, Minggu (25/9/2022).

Beasiswa yang diluncurkan pada 17 Agustus 2021 itu telah memasuki tahap akhir dimana program dinyatakan selesai. Selama satu tahun program Beasiswa Cakrawala, para penerima beasiswa telah memperoleh benefit tidak hanya bantuan dana pendidikan, namun sesi mentorship dan keterlibatan dalam community service.

“Hari ini kita berkumpul untuk mengekspresikan kebanggaan bersama orang tua para penerima beasiswa atas inisiatif yang telah membantu 78 anak-anak ini,” ujar Diana Kartika Jahja, Direktur IIEF.

Diana berpesan kepada seluruh penerima Beasiswa Cakrawala agar selalu ingat untuk berbagi karena tidak mungkin kita bisa meraih apa yang sudah kita dapatkan saat ini sendirian. “Sekecil apapun jangan lupa untuk berbagi,” ungkap Diana.

Dalam sesi talkshow, Prof. Dr. Arief Rachman tokoh pendidikan dan Duta UNESCO untuk Indonesia turut berpesan bahwa pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi bertakwa, berkepribadian matang, berilmu, mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global. “Beasiswa adalah salah satu bentuk alat untuk membentuk karakter penerimanya, melalui beasiswa silaturahmi terjalnin (networking) dan kecerdasan pikiran terasah,” tukasnya.

Diana menyampaikan, Beasiswa Cakrawala merupakan respon IIEF terhadap pandemi COVID-19 yang amat berpengaruh dampaknya terhadap sektor aviasi. “Beasiswa Cakrawala kami rancang agar anak-anak yang keluarganya bekerja di bidang aviasi tidak putus sekolah di tengah pandemi COVID-19,” tandasnya.

Diana menambahkan, dalam setiap program beasiswa yang dirancang oleh IIEF, mereka tak hanya memberikan bantuan secara materi, namun juga selalu menambahkan komponen “community service” di dalam programnya dengan tujuan untuk menciptakan generasi Indonesia yang lengkap, tidak hanya menonjol secara akademik namun memiliki kepekaan hati untuk berbagi kepada sesama.

Selain menerima tunjangan belajar 1 tahun sebesar Rp12 juta bagi siswa SMA dan Rp19,2 juta bagi mahasiswa, para penerima Beasiswa Cakrawala pun mendapatkan sesi mentoring secara intensif bersama para mentor.

Keberlanjutan program Beasiswa Cakrawala menurut Diana akan dicoba diduplikasi untuk menyentuh sektor lainnya di Indonesia, bukan hanya sektor penerbangan. Dirinya berharap bahwa para penerima beasiswa dapat aktif berkontribusi untuk masyarakat, menularkan semangat berbagi dalam bentuk apapun. (Ati)

Kredit

Bagikan