Prodi MPAI UAD Gelar Workshop ke Guru Ismuba

user
Danar W 03 Oktober 2022, 05:10 WIB
untitled

Krjogja.com - SLEMAN - Program Studi (Prodi) Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) UAD Yogyakarta menggelar workshop bagi para guru Islam Muhammadiyah dan Bahasa Arab (Ismuba) SMP Muhammadiyah se Sleman. Workshop mengangkat tema Mitigasi Low Innovative Learning terhadap pergeseran era smart society yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Sleman.

Wakil Direktur Pascasarjana MPAI UAD Yogyakarta Dr Muhammad Lailan Arqam, selaku salah satu narasumber menjelaskan tiga kemampuan utama yang perlu dimiliki di era Society 5.0 yaitu creativity, critical thinking communication dan collaboration.

"Guru harus memiliki keterampilan dasar teknologi digital dan mindset atau pola pikir kreatif, karena prasyarat kompetensi di abad ke-21 berfokus pada kemampuan problem solving, kolaborasi, berpikir kritis dan kemampuan kreativitas," ujarnya, Minggu (2/10/2022).

Menurutnya, pendidikan memegang peranan penting dalam menyongsong smart society 5.0. Pendidikan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, berkarakter dan manusiawi. Di samping itu memberikan wawasan yang berkaitan dengan pergeseran era smart society, inovasi pembelajaran serta kapasitas kemampuan agar terampil dalam pengembangan inovasi pembelajaran.

Terlebih Ismuba merupakan rumpun mata pelajaran yang khas di sekolah-sekolah Muhammadiyah, memiliki peran penting dalam membentuk profil pelajar Muhammadiyah Pancasila. Workshop ini juga diisi oleh pemateri Alifani Izzudin Habiburahahman yang melakukan pendampingan dalam praktek penggunaan aplikasi microsoft 365.

Ketua MGMP Ganjar R Adiprana mengapresiasi para mahasiswa MPAI UAD Yogyakarta yang menggelar workshop. Harapannya mampu menambah wawasan dan kemampuan sehingga pembelajaran Ismuba tidak hanya ceramah tapi bisa mengikuti perkembangan zaman dengan menggunakan microsoft 365.
"Semoga microsoft 365 bisa digunakan dan dipraktikkan di sekolah," ujarnya.

Dirinya berharap acara semacam ini bisa dilaksanakan kembali dengan pengembangan aplikasi lainnya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dalam kelompok program pengabdian umat yakni Nasrullah, Rika Wulandari, Septiani Azzahra, Clara Shinta Wijayanti, Arif Rahman, dan Khairil Anwar Diniy. (Dhi)

Kredit

Bagikan