24 Orang Penerima Beasiswa IISMAVO Diberangkatkan ke Inggris

user
Danar W 03 Oktober 2022, 16:20 WIB
untitled

Krjogja.com - JAKARTA - Sebanyak 24 penerima beasiswa (awardees) Indonesian International Student Mobility Awards for Vocational Edition (IISMAVO) diberangkatkan menuju Inggris, Jumat (30/09/22). Para mahasiswa yang berasal dari 18 perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi tersebut akan belajar selama satu semester di University of Nottingham, Inggris.

Keberangkatan para awardees ke University of Nottingham ini dilepas langsung oleh Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Beny Bandanadjaja. Selain bertujuan memberikan pengarahan kepada para awardees, pelepasan keberangkatan secara luring tersebut sekaligus sebagai dukungan nyata dari Kemendikbudristek terhadap para awardees dalam mengikuti IISMAVO Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Saat memberikan arahan, Beny menyampaikan harapan besarnya kepada penerima beasiswa dapat memahami peran mereka sebagai pemuda bangsa selama menjalani kegiatan IISMAVO. Beny juga meminta agar para mahasiswa bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sebagai pelajar, duta budaya, dan duta vokasi Indonesia di negara tujuan.

“Jaga baik nama Indonesia, nama baik Kemendikbudristek, dan nama baik vokasi, karena kesuksesaan Anda adalah kesuksesan vokasi,” ujar Beny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Selain menerima arahan dari Direktur APTV, pada acara tersebut, para mahasiswa juga diimbau oleh Koordinator Kerja Sama Luar Negeri Pendidikan Vokasi, Cecep Somantri; termasuk perwakilan dari orang tua. Sebagai alumni University of Nottingham, Cecep Somantri, menyampaikan kekaguman atas semangat para awardees dan orang tua yang hadir dalam acara pelepasan tersebut.

“IISMAVO bukan sekadar bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar. Lebih dari itu, secara filosofis, IISMAVO adalah media krusial yang diharapkan mampu memperluas wawasan dan cara pandang mahasiswa. Dengan menempuh pendidikan di luar negeri, meskipun singkat, dampaknya bisa jadi sepanjang hayat,” ujar Cecep sepertu dirilis laman kemdikbud.go.id.

Ria Elisabet selaku perwakilan orang tua awardee menyampaikan rasa bangganya melihat putranya menjadi salah satu bagian dari rombongan yang akan diberangkatkan untuk menuntut ilmu ke Inggris. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada 24 orang penerima beasiswa yang telah berjuang keras untuk lolos dalam program ini.

“Gunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk melakukan studi, menambah pengetahuan dan studi banding. Harus tetap kompak dan selalu menjunjung tinggi budaya Indonesia agar nanti Indonesia bisa selalu diingat sebagai bangsa yang baik dan sopan,” kata Ria yang merupakan ibunda dari Mathew Timothi, salah satu awardee dari Universitas Padjadjaran, Bandung.

Faishal Hanif Permata, salah satu awardee mengungkapkan kebahagiaannya menjelang keberangkatan. Faishal adalah mahasiswa Program Studi D-4 Teknik Mesin, Universitas Negeri Yogyakarta.

“Meski berangkat dengan berbagai ragam latar belakang, saya berharap agar teman-teman dapat bersama-sama menjalankan program ini dengan baik dan lancar sehingga bisa mendapatkan capaian yang bermanfaat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu proses keberangkatan ini,” kata Faishal.(Ati)

Kredit

Bagikan